Batik Rumah Suryowijayan khas di Yogyakarta

Kain corak khas Nusantara atau batik salah satunya dapat banyak ditemukan di Yogyakarta dengan variasi harga harga merakyat hingga eksklusif. Biasanya wisatawan lokal maupun asing berburu ke Malioboro, hingga batik rumah Suryowijayan, untuk membawanya pulang sebagai cinderamata setelah berlibur.

Fenomena penggunaan kain corak khas Indonesia bukan hanya tenar di dalam negeri melainkan juga di luar negeri. Sebagai bangsa Indonesia Kita patut berbangga diri karena ada bukti kebudayaan nusantara yang diterima bahkan populer pada kalangan internasional.

Kalau di Jakarta, ada juga Batik Budhe Mayestik yang juga punya koleksi batik.

Berkenalan dengan Batik Rumah Suryowijayan

Kain corak khas Indonesia yang berasal dari Yogyakarta salah satunya adalah batik rumah Suryowijayan. Kain khas corak Indonesia ini diproduksi dengan gaya modern sehingga menjadi incaran banyak wisatawan asing maupun lokal yang fashionable.

Lokasinya berada di Mantrijeron, Gedongkiwo, Jl Suryowijayan No 427. Catat jam operasionalnya karena hanya buka setiap pukul 08.00 sampai 21.00. Meskipun kesannya memberikan nuansa tradisional, namun karena modelnya modern sehingga tidak sedikit kalangan elit berdatangan.

3 Fakta Unik tentang Batik Rumah Suryowijayan

Menguak fakta unik di balik batik rumah Suryowijayan. Apa saja? Ini dia:

  1. Bangunan Toko

Bangunan toko terbilang unik dan menarik karena bentuknya masih Joglo. Sehingga apabila terlihat dari luar menimbulkan kesan sangat tradisional. Namun, Anda akan tercengang ketika masuk ke dalam area bangunan tersebut.

  1. Ornamen di Dalamnya

Bukan hanya keunikan dari segi bangunan luarnya saja, namun juga berbagai ornamen di dalam ruangan turut memperkuat kebudayaan Jawa titik dimulai dari pintu, tembok, bahkan meja penjajah batik juga memberikan ornamen yang unik.

  1. Batik Rumahan Favorit Turis Asing

Hal paling unik berikutnya adalah dari bangunan joglo dan ornamen bernuansa Jawa dengan kesan tradisional, justru kain corak khas Indonesia ini menjadi favorit turis asing. Penyebabnya karena model pakaian mengikuti trend zaman sehingga banyak juga kalangan muda menyukai batik rumah Suryowijayan.

Mengenal Yogyakarta Lebih Dekat

Sebagai Kota penghasil kain corak khas Indonesia, rasanya kurang afdol jika kita tidak berkenalan juga lebih jauh dengan kota Yogyakarta. Yogyakarta ini merupakan sebuah ibu kota dari pusat pemerintahan yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta, dulunya pernah jadi ibu kota negara.

Yogyakarta memiliki tiga julukan, diantaranya kota pelajar, kota gudeg, dan kota budaya. Beberapa tempat populer adalah Tugu Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, Jalan Malioboro, dan Keraton Yogyakarta. Moto dari daerah ini adalah mangayu hayuning bawana.

Mangayu hayuning bawana memiliki makna cita-cita untuk menyempurnakan masyarakat. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diresmikan pada 7 Oktober 1756 itu artinya Sampai dengan saat ini sudah berusia 264 tahun. Dengan penduduk mayoritas Islam di dalamnya.

Batik Rumah Suryowijayan

Batik Yogyakarta dengan Berbagai Corak

Ketika membeli kain corak khas Indonesia beberapa orang mungkin tidak sadar dengan dominasi warna. Padahal Dominasi warna ini cenderung mewakili suatu daerah, Seperti contohnya Yogyakarta dengan Dominasi warna tanah sebagai kelengkapan busana Mataram.

Dulunya sebelum diperjualbelikan secara luas untuk masyarakat umum, kain corak khas Indonesia hanya diperbolehkan digunakan oleh putri bangsawan. Namun, seiring dengan berjalannya waktu kini Anda dapat membeli kain tersebut secara langsung maupun online.

Ada alasan tersendiri kenapa dulu kain corak khas Indonesia ini hanya digunakan oleh para bangsawan. Salah satunya karena kegiatan membatik merupakan pendidikan bagi putri bangsawan di lingkungan Keraton. Namun kini membatik menjadi kegiatan mata pencaharian.

Belanja Batik di Yogyakarta

Rasa-rasanya untuk berbelanja batik di Jogja tidak sulit karena Anda dapat mengunjungi beberapa tempat, seperti:

  1. Jalan Malioboro, ramai menyediakan para penjual dari mulai kaki lima hingga toko dan mall.
  2. Rumah joglo di Suryowijayan, hadirkan batik modern yang tidak menutup mata terhadap perkembangan tren fashion.
  3. Mau mendatangi toko sekaligus pabriknya? Bisa langsung pergi ke toko batik Winotosastro.
  4. Yang sudah populer sejak dahulu kala adalah Pasar Beringharjo dengan penawaran berbagai kain serta varian harga menjanjikan untuk dijual kembali.
  5. Ada juga toko modern bernama Mirota Batik yang memperjualbelikan aksesoris bernuansa tradisional.

Masih banyak lagi tempat berbelanja lainnya, namun kali ini kita hanya bahas kelima tempat diatas saja. Selebihnya sudah terdapat banyak sumber yang memberi informasi terkait banyak tempat rekomendasi di Jogja.

Mengenal Batik Yudhistira yang Menyediakan Pakaian dengan Harga Bersahabat

Selain Pasar Beringharjo dan Jalan Malioboro, para penjual kain corak khas Indonesia dari luar kota juga bisa mendatangi batik Yudhistira. Secara tampilan toko dari luar kelihatannya kecil, namun begitu masuk kedalam banyak sekali kain dan pakaian dengan harga sangat bersahabat.

Ukuran pakaian dimulai dari M sehingga jika ingin digunakan sendiri, pastikan ukurannya cukup. Model-model pakaiannya kekinian dan tersedia berbagai ukuran jumbo bagi dewasa maupun anak-anak. Lokasinya ada di salah satu toko Jalan Taman Siswa Jogja.

Mengenal Paradise Batik yang Menerapkan Satu Model Satu Kali Produksi

Kali ini kita beranjak ke Ibukota Indonesia yaitu Jakarta, tepatnya di Season City Mall lantai GF 2. Tapi, ketika Anda ke Jogja juga tetap dapat menemui lokasi penjualan di Kotagede, Purbayan, Jalan Karanglo nomor 7. Toko beroperasional dari mulai pukul 8 pagi sampai 7.30 malam.

Adapun beberapa motif yang diadopsi adalah motif Solo, Semarang, dan tentunya Jogjakarta. Ke depan akan maju memproduksi motif kain khas corak Madura. Jika ingin tampil dengan eksklusif, Paradise Batik adalah pilihan tepat sebab satu model satu kali diproduksi.

Mengenal Batik Tancep Lebih Dekat

Batik tulis tancep merupakan karya masyarakat Gunungkidul di kecamatan Ngawen. Kreativitas masyarakatnya ini bersumber dari nenek moyangnya atau turun-temurun hingga saat ini. Menariknya warna-warni batik tancep berasal dari bahan alam ramah lingkungan.

Sebut saja Mahoni, Akasia, Tunjung, dan masih banyak lagi jenis tanaman yang digunakan sebagai pewarna alami pada kain tersebut. Peminat sejatinya adalah para pegawai negeri sipil, para pelajar dari jenjang SD hingga SMA dan sederajat.

Rok Batik dengan Berbagai Model

Bicara tentang rok batik saat ini sudah banyak modelnya. Tentu saja dalam gaya modern dibalut dengan model span, panjang, khusus kondangan, model payung, lilit, serta khusus untuk kebaya. Ketika mencari di internet sudah banyak toko online menjual dari berbagai marketplace.

Saat ini untuk tampil cantik sebagai wanita Indonesia tidak perlu meninggalkan kesan modern atau trendy. Beberapa orang yang kesulitan berjalan saat menggunakan rok ketat juga bisa memilih model payung sebagai pakaian keseharian maupun acara pernikahan kerabat.

Dress Batik atau yang Bisa Disebut Dress

Selain produksi rokok Oma kain corak khas Indonesia juga mulai berkembang menjadi gaun atau dress. Mulai dari yang harganya eksklusif hingga merakyat sudah banyak diperjualkan di pasaran sehingga Anda tidak perlu mendatangi tukang jahit lagi untuk mengukur pakaian.

Tapi, tentu saja jika ingin pakaian lebih eksklusif dan dibuat 1 model bisa mendapatkan kainnya terlebih dahulu kemudian melakukan pengukuran. Gaun dengan nuansa kain corak khas Indonesia juga beragam, mulai dari Khusus untuk dewasa hingga anak-anak bahkan balita.

Mengikuti perkembangan zaman warisan budaya dan kekayaan nusantara seperti kain batik turut mengikuti tren. Hal ini agaknya yang membuat generasi muda juga mau mengenakan kain corak khas indonesia tersebut dalam berbagai kesempatan, dari kasual hingga setelan formal.