Simak Tabungan Reksadana yang Perlu Diketahui Di Bawah Ini!

Reksadana menjadi suatu platform yang cukup populer dan terpercaya. Bergerak pada jenis investasi dengan modal yang cukup rendah. Dengan demikian, Reksadana bisa untuk para junior yang ingin memulai dan melakukan suatu investasi. Tentunya tabungan reksa dana ini berupa investasi yang nantinya mendapat keuntungan. Untuk lebih pahamnya bisa simak yang berikut:

Apa itu Tabungan Reksadana?

Seperti yang diketahui bahwa Reksadana merupakan suatu platform untuk berinvestasi. Jadi, tabungan pada reksadana ini berupa keuntungan dari suatu investasi. Dimana, investasi tersebut akan dikelola oleh seorang manajer investasi pada suatu instrumen investasi.

Dalam investasi tersebut mencakup obligasi, pasar saham dan lain sebagainya. Ketika seseorang mendapat keuntungan, maka dana tersebut akan dibagi antara nasabah dengan pihak Reksadana. Dimana, pembagian tersebut akan disesuaikan dengan jumlah dari Reksadana yang dibeli oleh nasabah atau investor.

Reksadana menjadi platform yang bisa diandalkan untuk melakukan kegiatan investasi. Hal ini, juga dipercaya oleh masyarakat karena secara resmi terdaftar oleh OJK dan aman. Dengan demikian, bagi pemula yang akan melakukan investasi tidak perlu lagi akan kredibilitas dari Reksadana.

Jenis-jenis Reksadana

Dalam tabungan Reksa dana yang berupa investasi ini memiliki berbagai jenis atau produk yang bisa digunakan. Berbagai jenis tersebut semuanya aman untuk dipakai. Adapun jenisnya bisa simak yang dibawah ini:

1. Reksadana Pendapatan Tetap

Tabungan Reksa dana yang pertama ada jenis Pendapatan tetap. Dimana, nasabah akan melakukan investasi pada instrumen yang mencakup utang, antara lain surat utang dan juga obligasi. Tujuan dari investasi ini adalah jangka menengah atau jangka waktu sekitar 1 sampai 3 tahun.

2. Reksadana Campuran

Berikutnya, tabungan Reksa dana campuran merupakan suatu investasi yang nantinya dialokasikan dalam berbagai instrument. Dimana, nantinya manajer investasi akan menginvestasikan dana tersebut dalam surat utang, obligasi, deposito, efek saham dan lainnya. Untuk jangka waktunya sendiri dalam Reksadana campuran adalah 3 sampai 5 tahun.

3. Reksadana Pasar Uang

Bagi pemula yang ingin melakukan investasi berikut ini, untuk jangka pendek saja, maka  tabungan reksadana pasar uang bisa jadi solusi. Pasalnya, jangka waktunya hanya dalam 1 tahun saja. Dimana, pengalokasian dana investasi tersebut akan 100% untuk pasar uang.

4. Reksadana Saham

Ada Pula tabungan pada Reksadana dalam bentuk saham. Dimana, nantinya dana yang diberikan oleh nasabah atau investor akan dikelola pada efek saham. Tentunya, akan diperhitungan sehingga mendapat profit dalam perhitungan seorang manajer investasi. Untuk jangka waktunya sendiri, Reksadana saham tergolong Panjang yaitu sekitar 5 tahun.

5. Efek Beragun Aset

Jenis yang satu ini merupakan portofolio suatu investasi yang berisi mengenai aset keuangan. Dimana aset tersebut memiliki beragam bentuk. Misalnya aset infrastruktur, yang mana dalam Reksadana disebut DINFRA atau Investasi Infrastruktur.

6. Reksadana Syariah

Pada Reksadana tidak hanya menyediakan investasi konvensional saja. Namun, ada juga Reksadana syariah, yang mana dananya tersebut akan dialokasikan pada berbagai instrumen sesuai prinsip syariah. Dengan demikian, jika seorang Muslim yang tidak ingin terlibat dalam ribawi, maka Reksadana syariah bisa jadi pilihan.

7. Reksadana Penyertaan Terbatas

Tabungan reksadana terakhir yang bisa jadi pilihan adalah pernyataan terbatas. Di dalamnya, seorang manajer investasi mengelola dana yang terkumpul, untuk digunakan pada bursa efek. Dana yang ada tersebut 100% untuk bursa efek di Indonesia.

Itulah tadi, uraian mengenai tabungan Reksa dana beserta jenis-jenis tabungan investasi yang ada di Reksadana tersebut. Tentunya, seseorang akan bisa melakukan investasi dengan mudah dan juga aman di Reksadana. Tidak hanya tabungan semata, tetapi akan memperoleh keuntungan dari pengelolaan dana yang ada.