Perbedaan Trading Forex dan Saham Dari Berbagai Sisi

Sebagian orang pasti menganggap bahwa trading forex serta trading saham merupakan dua hal yang sama. Padahal, dua hal yang berbeda serta tidak saling berkaitan. Untuk cara bermainnya pun tidak sama dan tekniknya pun berbeda. Ada beberapa perbedaan trading forex dan saham dari berbagai sisi. Di bawah ini perbedaan dua platform tersebut:

1. Instrumen

Perbedaan pertama yang harus diketahui adalah dari segi instrumen yang digunakan untuk transaksi jual beli. Dua platform tersebut memiliki instrumen yang berbeda dan tidak sama. Pada trading forex instrumen yang dijual yaitu berupa nilai mata uang asing yang berbentuk digital. Selain itu, nilai pasarnya juga ditentukan dengan perubahan kurs pada mata uang asing tersebut.

Sedangkan, pada saham instrumen yang diperjualbelikan yaitu berupa sebuah aset. Untuk aset yang digunakan yaitu berupa kepemilikan. Seperti obligasi, kepemilikan suatu unit, serta surat berharga lainnya. Di dalam saham ini, pemilik tidak akan memiliki bentuk fisiknya melainkan hana bukti kepemilikan saja.

2. Likuiditas

Untuk perbedaan trading forex dan saham yang selanjutnya bisa dilihat dari tingkat likuiditasnya. Pada trading forex, memiliki tingkat likuiditas yang lebih tinggi. Sehingga, untuk mengambil keuntungan yang diperoleh sewaktu-waktu. Karena, perubahan nilai yang terjadi juga berubah di setiap harinya.

Namun, jika di dalam saham tidak dapat diambil sesuai kemauan sendiri. Karena, tingkat likuiditasnya yang lebih rendah. Apalagi, yang menanam saham tidak hanya satu atau dua orang saja. Tetapi, bisa ratusan orang yang memiliki kepemilikan saham tersebut. Apalagi keuntungan didapat dari ramai atau tidaknya saham yang dibeli.

3. Waktu Trading

Dua platform tersebut memiliki waktu trading yang berbeda, keduanya memiliki jam dagang yang berbeda. Pada trading forex memiliki jam kerja 24 jam yang kemudian dibagi lagi menjadi tiga kloter atau shift. Trader bisa menggunakan waktu dagang sesuai dengan negara yang dipilih. Gunakanlah jam pada negara yang sedang ramai pada jam tertentu.

Pada trading saham, untuk waktu tradingnya hanya dalam beberapa jam saja. Jam yang digunakan merupakan jam kerja orang kantoran pada umumnya. Sehingga, investor tidak dapat bermain serta mengecek di setiap harinya. Karena, memang hanya dibuka pada saat jam kantor saja.

4. Volatilitas

Untuk tingkat fluktuasi perubahan nilai pada suatu trading sering disebut dengan volatilitas. Dua indikator tersebut memiliki tingkat volatilitas yang berbeda, pada trading forex memiliki tingkat yang lebih tinggi. Sehingga, menyebabkan nilainya dapat berubah naik serta turun dengan cepat. Jadi, keuntungan serta kerugiannya pun lebih besar.

Trading saham mempunyai tingkat volatilitas yang lebih rendah serta lebih stabil. Sehingga, untuk mendeteksinya juga bisa dilakukan setiap waktu. Untuk yang ingin investasi jangka pendek biasanya lebih memilih trading forex, sedangkan untuk jangka panjang biasanya memilih trading saham

5. Leverage

Pada perbedaan yang terakhir ini bisa dilihat dari tingkat leverage atau daya ungkit yang digunakan. Di dalam trading forex, jika menggunakan modal yang kecil sekalipun biasanya akan mendapatkan keuntungan yang lebih dari itu. Tetapi, peluang kerugiannya lebih besar dan juga memiliki banyak resiko.

Pada saham, modal yang keluar akan sesuai dengan keuntungan yang didapat. Jika seseorang mengeluarkan modal yang banyak, maka keuntungannya pun akan semakin banyak. Begitu juga sebaliknya, sehingga resiko kerugian akan sangat minim sekali. Karena, bermain sesuai dengan modal serta perubahannya pun stabil.

Demikian beberapa perbedaan trading forex dan saham yang perlu diketahui jika ingin bermain di dalam dua tempat tersebut. Hal di atas bisa menjadi pertimbangan ketika ingin bermain trading. Selain itu, bisa sebagai patokan pula harus berinvestasi pada platform yang mana.