Cakepnya Kampung Jodipan Warna Warni

Dalam kunjungan saya bersama keluarga di Malang Jawa Timur, saya juga sempat mengunjungi Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ). Kampung Warna Warni Jodipan sendiri merupakan pelopor kampung warna sebelum muncul destinasi yang sama di tempat lain.

Kampung Jodipan Warna Warni

Menurut saya KWJ memang destinasi yang menarik dikunjungi karena mampu menghadirkan banyak hal untuk dieksplorasi.

Lokasi Dekat dengan Pusat Kota

KWJ ini memang berada di pusat kota Malang. Dari alun-alun kota Malang, KWJ bisa ditempuh dengan jarak kurang lebih 1 km saja. Bahkan kamu yang datang ke Malang dengan menggunakan kereta dengan tujuan Stasiun Malang Kota Baru, maka bisa menuju KWJ hanya dengan berjalan kaki.

Jarak dari Stasiun Malang Kota Baru ke KWJ ini memang sangat dekat yakni hanya kurang lebih 500 meter saja. Tapi bila kamu datang dengan menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum, kamu tidak akan kesulitan mengenai akesnya. Kamu hanya perlu menuju ke alamat Jodipan, Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.

Sejarah KWJ

Munculnya KWJ ini tidak bisa dilepaskan dari peran beberapa Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam GuysPro ini saat itu memiliki ide mengubah kampung di bantaran Kali Brantas di daerah Jodipan menjadi kampung wisata.

Bekerja sama dengan beberapa pihak, akhirnya gagasan dari mahasiswa UMM ini berhasil diwujudkan. Kampung Warna-Warni Jodipan sendiri diresmikan pada tanggal 4 September 2016 oleh Wali Kota Malang.

Dalam pengubahan kampung Jodipan ini mahasiswa tidak hanya berhasil mengubah bentuk fisiknya saja. Tapi seiring waktu ketika banyak wisatawan yang datang, pola perilaku warga yang biasanya kurang bersih akhirnya berubah.

Kampung Jodipan Warna Warni

Liburan Murah Meriah

Liburan di KWJ tidak akan banyak menguras isi dompet. Ini karena kamu tak perlu membayar tiket masuk yang mahal. Tiker masuk KWJ sendiri hanya Rp 3.000,-/orang. Sedangkan untuk parkir kendaraan roda dua hanya Rp 2.000, parkir mobil Rp 5.000, dan parkir khusus bus pariwisata/ minibus Rp 15.000,- s/d Rp 25.000.

Tidak hanya soal tiket masuk dan parkirnya saja, tapi di sini kamu juga bisa mendapatkan harga makanan dan minuman yang sangat terjangkau. Maklum di sini yang menjajakan manakan dan minuman adalah penduduk lokal setempat.

Meski tergolong destinasi murah meriah, namun di sini kamu bisa mendapatkan banyak hal yang berkesan. Saya sendiri dan keluarga merasa puas saat mengunjugi KWJ.

Spot Fotografi Keren

Hal menarik dan mengesankan pertama yang bisa kita dapati di sini adalah spot fotografi keren. Buat kamu yang mencari-cari tempat atau spot buat selfie atau story media sosial, maka KWJ bisa jadi jawabannya. Fotografi memang menjadi kegiatan utama yang banyak dilakukan pengunjung di sini.

Dengan begitu banyaknya obyek fotografi di KWJ, maka kamu akan bisa mendapatkan banyak dokumentasi untuk disimpan atau diposting ke media sosial. Dari sini juga meski banyak pengunjung kamu tak perlu khawatir mengantri terlalu lama, karena area KWJ yang luas dan banyak spot foto yang bisa di-eksplore.

Selain beragam grafiti menarik, di KWJ ini kita bisa melakukan dokumentasi pada beberapa obyek menarik seperti hiasan di sepanjang jalan dan pemandangan di sekitar. Dari semua sajian fotografi yang ada pastinya membuat para penggemar foto merasakan kepuasan, karena hasil jepretan di KWJ ini akan terlihat ciamik dan instagramable.

Spot Kali Brantas

Di KWJ ini kamu memang tidak hanya bisa melakukan kegiatan fotografi saja. Namun di sini kita bisa mengeksplore spot kali Brantas yang ada di lokasi bawah dari destinasi. Secara umum KWJ ini memang memiliki topografi naik turun. Maklum KWJ ini mulanya adalah kawasan pemukiman penduduk bantaran sungai.

Nah di spot kali atau sungai Brantas ini kita bisa mendapati beberapa hal untuk di-eksplore. Pertama, tentu saja bagian dari sungai Brantas itu sendiri yang merupakan sungai legendaris dan salah satu yang terbesar di Jawa Timur.

Hal kedua yang bisa di –eksplore di spot ini yaitu jembatan kaca yang estetik. Jembatan kaca yang melintang di sungai Brantas ini memang banyak didatangi pengunjung. Saat berada di jembatan, kamu bisa melihat pemandangan di bawah karena jembatan ini yang memang terbuat dari kaca tembus pandang.

Hal ketiga yang bisa kita eksplore di spot Kali Brantas ini adalah area luas di tengah. Sembari berfoto-foto, di area tengah ini kamu bisa menikmati jajanan khas Kota Malang. Di sini memang banyak para penjual makanan dan jajanan yang menawarkan dagangannya.

Waspadai Tanjakan dan Turunan

Seperti yang disebutkan dan dijelaskan sebelumnya bahwa KWJ ini awalnya merupakan daerah pemukiman pinggir sungai. Dari sinilah maka kita akan mendapati topografi yang naik-turun.

Karena topografi yang demikian maka kamu harus berhati-hati saat mengeksplorasi KWJ, terutama ketika hujan turun. Dan bila kamu memang berencana datang ke sini disarankan untuk menggunakan sandal yang anti slip. Hindari menggunakan high heels karena akan membahayakan dan membuatmu tidak nyaman.

Jaga Sopan Santun

Karena KWJ ini berada di pemukiman penduduk, maka kamu harus menjaga sopan santun. Meski aturan ini tidak berlaku secara tertulis, tapi sebagai pengunjung kamu diharapkan mengerti dan menjaga perilaku selama berada di sini.

Untuk menjaga perilaku dan sopan santun di sini kamu sebenarnya tak perlu ragu. Sebab jika kita mau melakukannya, maka penduduk di KWJ pun akan lebih ramah kepada kita. Sejak awal pun sebenarnya penduduk di KWJ akan ramah dan menyambut pengunjung dengan hangat. Tapi kalau kita kemudian seenaknya berperilaku di sini maka penduduk pun bisa bereaksi menjadi tidak ramah.

Fasilitas KWJ

Untuk fasilitas yang bisa kita dapati di KWJ ini terbilang cukup lengkap. Selain area parkir, di sini kita juga bisa mendapati beberapa fasilitas pendukung wisata seperti musholla, toilet dan tempat makan. Penginapan pun di sekitar destinasi bisa kita jumpai.

Meski tidak sebagus fasilitas di destinasi populer, tapi untuk mendukung kegiatanmu berlibur di sini terbilang cukup baik. Walaupun KWJ ini awalnya daerah pemukiman pinggir sungai, kamu tak perlu khawatir soal kebersihannya. Ini karena penduduk di Jodipan sekarang sudah sadar dengan pentingnya kebersihan dengan datangnya banyak pengunjung.

Destinasi Sekitar KWJ

Berada di KWJ ini kamu juga bisa mendatangi beberapa destinasi wisata yang setema di sekitar Jodipan. Beberapa obyek wisata sejenis di sekitar KWJ yang bisa kamu kunjungi yaitu Kampung Tridi (3D) yang ada di samping KWJ dan Kampung Biru Arema yang ada di seberang KWJ.

Untuk mengunjungi Kampung Tridi sendiri kamu bisa melewati atau menyeberangi jembatan kaca atau melalui jalan Gatot Subroto. Sedangkan untuk mendatangi Kampung Biru Arema kamu harus menyeberangi Jalan Gatot Subroto.

Tentu dengan adanya destinasi lain di sekitar KWJ, maka kamu bisa melakukan ekplorasi lebih banyak. Saya sendiri waktu itu bersama keluarga hanya berkunjung ke KWJ saja karena waktu yang terbatas untuk kembali pulang.

Leave a Reply

Related

Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu adalah Gunung  aktif di Jawa Barat yang terletak di antara dua kota. Banyak orang yang…

Read more
Dieng

Apakah Anda familiar dengan sebuah tempat bernama Dieng? Dieng adalah nama dari sebuah desa yang terletak di kabupaten…

Read more
Tenun Ikat Lombok

Mengulik sejarah itu selalu seru, apalagi kalau berkaitan dengan kain tenun Indonesia terutama tenun. Secara singkat,…

Read more

Punya info situs menarik, tentang batik atau wisata Indonesia? Kirimkan disini.

About

BatikIndonesia.com adalah komunitas penggemar batik terbesar di Indonesia, dengan 5 juta fans di facebook, instagram, dan website.

Misi kami adalah membantu para pebisnis Batik Indonesia, agar dapat tumbuh terus. Dan semakin menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Alamat Redaksi
Cipinang Indah. Jakarta Timur

Navigation