Ini Cara Menentukan Support dan Resistance Saham yang Benar

Sebagian besar para investor saham tentu saja sudah mengenal istilah support dan resistance yang bisa memberikan dampak besar pada hasilnya. Meskipun begitu, masih ada beberapa investor yang kurang memahami istilahnya termasuk dengan cara menentukan support dan resistance saham yang memang tepat. Penggunaan yang salah juga bisa memberikan kerugian bagi para investor.

Menentukan posisi dari sebuah support atau resistance yang ada ketika investasi saham sedang dilakukan memang bukan hal yang mudah dipraktekkan. Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan serta dijadikan sebagai bahan pertimbangan dahulu sehingga menentukan posisinya benar sesuai dengan kondisi pasar. Untuk memudahkan dalam menentukan support ataupun resistance saham , simak di sini:

Apa Itu Support dan Resistance?

Secara sederhana, perbedaan dari support dan resistance dalam investasi saham ini bisa dilihat dari harga yang dimiliki oleh produk saham. Support bisa dipahami sebagai posisi ketika produk atau jenis saham yang dipakai tengah memiliki harga yang paling rendah di pasar. Sedangkan sebaliknya, resistance lebih menunjukkan harga yang tertinggi di pasar.

Cara untuk Menentukan Support dan Resistance

Jika sudah mengetahui dan memahami pengertian serta perbedaan dari support dan resistance, maka simak cara menentukan support dan resistance saham  ini. Melalui penjelasan ini, setiap investor tidak hanya bisa mendapatkan hasil berupa keuntungan yang banyak namun juga bisa menghindari adanya kerugian. Simak tata cara secara lengkapnya dalam uraian di bawah ini:

1. Menarik Garis dengan Manual

Pertama, ada sebuah cara yang bisa langsung dilakukan dengan mudah tanpa menghabiskan waktu yang lama terutama ketika di sela-sela kesibukan. Hanya saja, jenis cara ini harus dilakukan dengan manual oleh setiap investor dengan menentukan dahulu jenis garis yang nanti dipakai. Ada jenis garis yang mendatar dan ada juga garis miring.

2. Menggunakan Bantuan Angka Bulat

Terdapat sebuah solusi yang sebenarnya tampak sederhana untuk menentukan resistance terutama bagi yang ingin mempertahankan posisi investasi tanpa adanya kerugian. Hanya saja, masih banyak yang mengalami kebingungan karena tidak semua harga yang ditampilkan menggunakan bantuan dari angka bulat untuk investasinya. Walaupun begitu, strategi ini bisa dicoba dalam berbagai tipe transaksi.

3. Memanfaatkan Strategi Moving Average

Jika tertarik untuk mencoba sebuah cara yang lainnya yang lebih akurat ketimbang sebelumnya, maka sebaiknya coba cara yang ketiga ini. Secara sederhana, jenis cara ini bisa dilakukan tanpa memakan waktu yang banyak hanya dengan memanfaatkan beberapa aplikasi yang sudah disediakan. Jenis cara ini juga lebih bersifat teknikal daripada cara sebelumnya.

4. Mencoba Metode Pivot Point

Sementara itu, ada juga sebuah solusi yang tidak kalah mudah dan menarik untuk dicoba dengan rumus yang khusus yang disediakan. Melalui bantuan dari metode ini, setiap investor bisa mempertahankan keuntungan yang akan diperoleh bahkan ketika sedang ada perubahan di pasar. Namun sayangnya, rumus ini membutuhkan perhitungan yang teliti oleh investor.

5. Mencoba Garis Fibonacci

Ada cara yang terakhir yang bisa dimanfaatkan dengan begitu mudah oleh para investor demi bisa menghindari kerugian yang berpotensi muncul. Sebenarnya, setiap orang bisa mencoba untuk memanfaatkan garis bernama Fibonacci sesuai dengan metode deretan angka yang dijadikan batas penentuan support. Hanya saja, jenis deretan angka ini sebaiknya dihafal terlebih dahulu.

Mengenali dan memahami secara tepat tentang cara menentukan support dan resistance  saham bisa memudahkan setiap investor dalam menerima keuntungan yang diinginkan. Selain itu, dengan menentukan posisi dari keduanya dengan tepat dengan memperhatikan kondisi pasar, bisa membantu menghindari kerugian yang bisa muncul. Hanya saja, menentukan posisinya mungkin lebih sulit dicoba oleh pemula.