Daun Manarasa Bisa Bikin Awet Muda, Fakta atau Mitos?

Bagi sebagian orang, daun manarasa terdengar asing di telinga. Ya, tanaman gunung ini memang tidak sepopuler Edelweys. Meski begitu, daun yang pucuknya berwarna kemerahan ini memiliki segudang manfaat yang jarang diketahui orang, salah satunya adalah obat awet muda.

Dalam legenda Sangkuriang, daun manarasa disebut-sebut sebagai rahasia kecantikan Dayang Sumbi yang terlihat tetap awet muda meski usianya semakin tua. Lantas, apa saja keistimewaan dan manfaat dari daun manarasa? Benarkah bisa membuat awet muda?

Ciri-ciri Daun Manarasa

Sebelum membahas manfaat daun manarasa, sebaiknya kamu mengetahui ciri-cirinya terlebih dahulu. Tanaman yang tumbuh di kawasan pegunungan ini memiliki daun berukuran kecil dan tebal. Warna daunnya hijau serta merah dan ungu. Batang daunnya sendiri berwarna merah kecokelatan.

Di kawasan Gunung Tangkuban Perahu, daun manarasa tumbuh di bagian bibir kawah. Tanaman ini memiliki akar yang menancap dengan kuat ke tanah. Bentuk pohonnya tumbuh seperti semak bercabang-cabang.

Manfaat Daun Manarasa

Daun Manarasa dikenal sebagai tanaman herbal. Tumbuhan yang memiliki bunga menyerupai bunga anggrek dan bua seperti berry ini dikenal dengan segudang manfaatnya.

Membuat Awet Muda

Manarasa disebut-sebut sebagai obat awet muda. Hal ini dikarenakan kandungan antioksidan berupa antosianin di dalamnya, sehingga daun ini bisa membuatmu awet muda. Daun ini bersifat mengeluarkan racun-racun dalam tubuh, sehingga aura kamu bisa lebih terpancar.

Daun ini dapat kamu konsumsi secara langsung atau merebusnya dengan air secukupnya. Minum air rebusan daun manarasa secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Mengurangi Keriput Halus Tanda Penuaan

Manfaat daun manarasa berikutnya adalah untuk mengatasi keriput halus. Keriput halus menjadi salah satu tanda-tanda penuaan yang dapat merusak penampilan. Saat muncul keriput halus di wajah, seseorang cenderung merasa kurang percaya diri. Sebab itulah, banyak orang membeli krim anti-penuaan untuk mengurangi keriput halus.

Manfaat ini pula yang diberikan oleh daun manarasa. Untuk mengurangi keriput halus, kamu bisa mengambil beberapa daun manarasa lalu direbus dengan air hingga mendidih. Setelah itu, diamkan air rebusan hingga hangat. Sebelum diminum, saring air rebusan manarasa terlebih dahulu.

Obat Luka Bakar

Tak hanya berfungsi sebagai anti-penuaan, daun ini juga bermanfaat sebagai obat luka bakar, nyeri, dan bisul. Cara menggunakan daun manarasa sebagai obat cukup mudah. Yakni dengan mengeringkan daunnya dan menumbuknya hingga halus. Jika sudah, tempelkan pada bagian luka bakar atau bisul.

Sebagai Analgesik, Anti Virus, dan Pereda Gangguan Lambung

Manarasa dapat dijadikan obat analgesik, anti virus, pereda gangguan lambung, anti radang, hingga anti virus. Untuk mendapatkan manfaatnya, rebuslah daun manarasa hingga matang. Minum air rebusan tersebut dua kali sehari pada saat pagi dan malam hari. Supaya tidak menimbulkan masalah perut, kamu bsia mengonsumsi air rebusan manarasa sesudah makan.

Itu tadi ciri-ciri dan manfaat daun manarasa yang perlu kamu ketahui. Sebagian orang mungkin menganggapnya sebagai tanaman liar yang tidak memiliki manfaat. Padahal, tanaman yang berdaun kemerahan pada bagian pucuknya ini bisa jadi obat herbal untuk berbagai masalah, dari obat kecantikan hingga mengatasi luka.

Selain direbus, daun manarasa yang masih mudah dapat dikonsumsi secara langsung. Begitu pun dengan buahnya yang bisa langsung dimakan. Sebagai tanaman herbal, daun manarasa yang tumbuh di kawasan pegunungan memiliki manfaat tersendiri bagi para pendaki. Bahkan, saat tergores selama pendakian, kamu bisa menggunakan daun manarasa sebagai obat.