Cara Menghitung Suku Bunga Deposito yang Perlu Diketahui

Deposito merupakan suatu produk untuk simpanan dalam jangka waktu yang ditentukan. Bagi seseorang yang memanfaatkan deposito tersebut, tentu penting baginya tahu cara menghitung suku bunga deposito. Dengan demikian, seseorang akan tahu mengenai profit, risiko dan lainnya dengan benar.

Ketika seseorang telah mengetahui perhitungan tersebut, nantinya akan bisa membuat strategi. Dimana akan menghasilkan sesuatu yang lebih besar. Untuk lebih jelasnya berikut ada penjelasan mengenai deposito beserta cara menghitung suku Bunga nya:

Tentang Bunga Deposito dan Besaran Bunganya

Seperti yang diketahui bahwa deposito merupakan suatu produk simpanan, yang jadi instrument suatu investasi dalam jangka waktu tertentu. Dalam, deposito sendiri terdapat istilah bunga deposito. Dimana, bunga deposito ini merupakan sejumlah keuntungan atau profit yang didapat berupa dana dari bank kepada nasabah.

Hasil tersebut dari kegiatan investasi deposito tersebut. Lain halnya dengan bunga tabungan yang diberikan tiap bulannya Dalam deposito bunga nantinya diberikan ketika akhir periode.

Nah, besaran bunga deposito sendiri biasanya akan ditawarkan lebih tinggi ketimbang bunga tabungan. Untuk besar kecilnya suatu bunga deposito tersebut akan berbanding lurus dengan uang atau dana yang disimpan. Dengan demikian, apabila dana deposito besar maka bunga pun akan besar.

Cara Menghitung Suku Bunga Deposito

Terlepas dari besaran bunga deposito sebenarnya tergantung dari kebijakan yang diberikan oleh bank. Namun, demikian secara garis besar memang jika dana besar maka bunga juga besar. Tentu saja, hal tersebut perlu adanya perhitungan. Nah, berikut cara menghitungnya;

1. Menghitung Suku Bunga Deposito dari Keuntungan

Pertama, akan dibahas lebih dahulu mengenai cara menghitung suku bunga deposito dari keuntungan yang diperoleh. Dalam hal ini, nasabah bisa menghitungnya dengan menggunakan rumus. Dimana, suku bunga deposito dikalikan dengan nominal uang yang ditanamkan, kemudian dikalikan lagi dengan jumlah hari saat penyimpanan dana.

Jika sudah, selanjutnya hasil tersebut dibagi dengan 365. Dengan begitu, akan ditemukan keuntungan atau profit yang didapat dari bunga deposito. Nah, untuk suku bunga deposito tersebut disesuaikan dengan ketentuan bank yang dipakai.

2. Menghitung Pajak Suku Bunga Deposito yang Dikenakan

Selanjutnya, cara menghitung suku bunga deposito pada pajak yang dikenakan. Seperti menghitung keuntungan suku bunga, dalam pajak juga menggunakan rumus. Dimana rumusnya adalah tarif pajak dikalikan dengan bunga deposito. Sebagai contoh misal tarif pajak 20 persen maka dikalikan dengan Bunganya, misal Rp1.900.000. Dengan begitu akan diketahui hasil yaitu Rp380.000 sebagai pajaknya.

3. Menghitung Suku Bunga Pengembalian Deposito

Dalam menghitung suku bunga deposito juga terdapat dana pengembalian. Pada deposito sendiri memang terdapat pengembalian yang dihitung dengan rumus. Nah, rumusnya adalah nominal investasi yang ditambahkan dengan keuntungan yang sudah dikurangi dengan pajak deposito. Dengan begitu, hasil dari rumus hitungan tersebut nantinya akan menghasilkan suku bunga pengembalian.  

4. Menghitung Bunga Deposito Per Jatuh Tempo

Kemudian, ada juga cara untuk menghitung bunga deposito dimana per jatuh tempo. Dalam hal ini, menggunakan keuntungan yang diberikan bank tiap bulannya. Untuk menghitungnya perlu dengan suatu rumus.

Dimana, rumusnya adalah setoran dikalikan suku bunga, kemudian dikalikan dengan 80% dan dikali 30 hari. Jika sudah, selanjutnya hasil perkalian tersebut, dibagikan dengan 365 hari. Dengan begitu akan ditemukan bunga yang diperoleh oleh nasabah per jatuh temponya.

Itulah tadi, penjelasan mengenai bunga deposito beserta cara menghitung suku bunga deposito. Tentunya, bagi seorang nasabah atau investor perlu mengetahui rumus-rumus diatas. Dengan demikian, akan lebih paham mengenai hitungan yang akan didapat dalam deposito tersebut.