Candi Borobudur

Menjelajah Candi Borobudur Penuh Pesona

Setelah dua hari liburan di sekitran Yogyakarta, kini giliran saya dan keluarga untuk mengunjungi Candi Borobudur yang berada di Magelang, Jawa Tengah.

Meski bagi saya liburan ke Candi Borobudur ini merupakan pengalaman kedua, tapi kesan menakjubkan tetap saja tak pernah hilang. Nah berikut beberapa kisah dari perjalanan saya berlibur bersama keluarga saya ke Candi Borobudur.

Candi Borobudur

Tetap Berkesan Meski Ramai Pengunjung

Kunjungan saya bersama keluarga ke Candi Borobudur waktu itu bertepatan dengan libur tahun baru 2020, tepatnya di awal bulan Januari. Jadi bisa dibilang di lokasi Candi Borobudur penuh atau ramai dengan pengunjung karena masa liburan panjang. Meski ramai pengunjung, namun dengan luasnya area atau kawasan Candi Borobudur, saya masih merasakan keleluasaan.  

Kawasan wisata Candi Borobudur sendiri memang terdiri dari beberapa area seperti area taman, parkir, museum, kebun binatang, pasar souvenir dan lain sebagainya. Bahkan begitu luasnya Candi Borobudur ini membuat saya sempat merasakan capek saat mengeksplorasinya. Jadi kamu yang berencana ke sini lebih baik memastikan kebugaran fisik dulu.

Candi Borobudur

Menuju ke Area Candi

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa berlibur di kawasan Candi Borobudur ini membuatmu perlu menyiapkan fisik yang prima. Apalagi bagi kamu yang ingin mengeksplorasi seluruh area candi dan kawasan wisata ini, maka kebugaran fisik menjadi sesuatu yang mutlak dibutuhkan. Bayangkan saja mulai dari tempat parkir saja kamu harus berjalan kaki beberapa ratus meter menuju loket pembelian.

Bicara soal parkir sendiri, kamu tak perlu khawatir tidak kebagian tempat. Sebab di kawasan wisata Candi Borobudur ini saya melihat area parkir yang sangat luas. Bahkan luasnya area parkir di sini membuatmu harus menghafalkan blok parkir di mana kendaraanmu berada.

Setelah tiba di loket dan membayar tiket masuk, kamu kembali harus berjalan kaki menuju candi. Perjalanan dari loket pembayaran menuju area candi sendiri cukup jauh. Tapi jangan khawatir karena di sepanjang perjalanan kita akan disuguhi banyak hal seperti kebun binatang mini dan taman yang cantik.

Cukup sampai di sini? Tentu saja tidak. Setelah tiba di area candi, kebugaran fisikmu akan kembali diuji. Sebab di sini kamu akan melangkah naik ke atas menaiki tingkat demi tingkat dari Candi Borobudur yang merupakan candi Buddha terbesar di dunia.

Sebagai informasi saja bahwa Candi Borobudur ini memiliki 9 tingkatan atau teras berdenah persegi dan 6 teras berdenah lingkaran. Sementara itu dari catatan dimensinya, Candi Borobudur ini memiliki panjang 121,66 meter, lebar 121,38 meter, dan tinggi 35,40 meter.

Candi Borobudur

Menuju Pintu Keluar

Setelah mengeksplorasi Candi Borobudur, kamu kembali harus siap menguras tenaga untuk keluar kawasan wisata. Tidak hanya menuruni candi, tapi untuk keluar kawasan wisata ini kamu harus melewati beberapa area sebelum benar-benar tiba di tempat parkir. Wisatawan memang akan diarahkan menuju ke arah pintu keluar yang melalui beberapa area di kawasan wisata.

Beberapa area yang saya lalui saat menuju pintu keluar kawasan wisata waktu itu antara lain area kebun binatang, area resto dan masjid, area taman, area museum dan area pasar souvenir. Terbayang kan betapa panjangnya rute menuju pintu keluar kawasan wisata ini.

Tapi kamu juga tak perlu khawatir, meski cukup melelahkan, di sepanjang perjalanan pulang ini akan banyak hal menarik yang bisa kita jumpai. Sebut saja seperti kebun binatang, museum serta pasar souvenir untuk membeli oleh-oleh untuk orang di rumah.

Antisipasi Cuaca Panas

Buat kamu yang ingin berlibur dengan rasa nyaman, disarankan untuk datang ke Candi Borobudur ini sepagi mungkin. Kamu tak perlu khawatir soal jam bukanya, sebab candi Borobudur sudah buka dan bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 06:00 WIB sampai pukul 17:00 WIB. Bahkan kalau ikut paket Borobudur Sunrise, kamu bisa masuk candi mulai pukul 4:30 WIB lewat pintu Manohara.

Candi Borobudur memang menjadi salah satu spot terbaik di Magelang dan Yogyakarta untuk melihat sunrise. Maka tak sedikit wisatawan yang kemudian tertarik datang dini hari untuk melihat sunrise dari Candi Borobudur. Saya sendiri bersama keluarga datang tidak sepagi itu namun juga tidak terlalu siang untuk mengantisipasi terik matahari.

Bila kamu datang terlalu siang ke Candi Borobudur, kamu memang harus bersiap dengan cuaca terik yang semakin membuat lelah. Mungkin bila kamu terlanjur datang saat siang hari, maka antisipasi saja cuaca panas ini dengan membawa topi dan juga tabir surya agar kulit tetap terlindung dari terik matahari. Jangan lupa juga untuk membawa air putih untuk meminimalisir rasa haus karena lelah serta mengatisipasi dehidrasi.

Sewa Jasa Tour Guide Bila Diperlukan

Candi Borobudur yang merupakan bangunan peninggalan masa lalu ini tentunya punya banyak kisah yang bisa ditilik. Nah buatmu yang juga ingin mengetahui riwayat dan kisah dari Candi Borobudur ini bisa menyewa jasa Tour Guide yang disediakan oleh pengelola Balai Konservasi Borobudur.

Untuk menyewa jasa guide atau pemandu, kamu hanya perlu membayar tarif sebesar Rp 100 ribu. Info terakhir sendiri dikabarkan bahwa di masa pandemi ini Balai Konservasi Borobudur mewajibkan pengunjung untuk menggunakan jasa guide agar menambah nilai edukasi dan kecintaan akan sejarah bangsa Indonesia.

Saya sendiri waktu itu tidak menggunakan jasa guide karena memang masih belum diberlakukan ketentuan yang telah disebutkan. Selain itu keterbatasan waktu yang ada membuat saya dan keluarga memutuskan tidak mengguakan jasa pemandu.

Patuhi Aturan di Kawasan Wisata Candi Borobudur

Candi Borobudur yang merupakan bangunan yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia dan dilindungi oleh UNESCO ini memang perlu dijaga dan dilestarikan. Maka dari itu tak berlebihan bila kemudian di kawasan wisata Candi Borobudur ini muncul beberapa peraturan. Selain menjaga kebersihan, saya juga mendapati peraturan yang lebih ketat saat berada di area candi.

Di area candi yang merupakan pusat wisata dengan fisik bangunannya memang perlu lebih diperketat peraturannya. Selain dilarang membuang sampah sembarang, kamu di area candi ini dilarang membuat kerusakan pada seluruh bagian candi dengan cara apapun.  Bahkan di semua bagian candi ini kamu dilarang duduk untuk mengantisipasi kerusakan pada candi.

Fasilitas yang Lengkap Nyaman

Walau ada kelelahan yang muncul dari kegiatan ekplorasi di Candi Borobudur ini, tapi secara keseluruhan liburan di sini sangat mengesankan. Selain bisa melihat kemegahan bangunan masa lampau, di sini saya juga mendapati beragam fasilitas yang lengkap. Beberapa fasilitas yang bisa saya jumpai di sini antara lain toilet, masjid, restoran, pasar dan lain sebagainya.

Bahkan selain fasilitas umum, Balai Konservasi Borobudur juga mampu menghadirkan beberpa layanan yang memanjakan pengunjung. Beberapa layanan tambahan yang bisa kamu dapatkan di kawasan wisata Candi Borobudur yaitu homestay, safari gajah, paket peduli desa, village visit package, dan lain sebagainya.

Semua fasilitas yang disebutkan tadi terbilang cukup nyaman karena selalu dikelola dengan baik oleh pihak Balai Konservasi Borobudur.

Leave a Reply

Related

Batik merupakan warisan budaya tak benda milik Negara Indonesia yang memiliki nilai seni yang tinggi. Batik sendiri…

Read more

Apakah Anda mengenal kain tenun ulos? Saya pernah berkunjung ke Sumatra Utara, tepatnya ke Medan.┬áDari sana saya…

Read more

Mengenal Batik Budhe Mayestik Jl. Tebah 2 No.1 Ruko Mayestik, RT.14/RW.3, Gunung, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta…

Read more

Punya info situs menarik, tentang batik atau wisata Indonesia? Kirimkan disini.

About

BatikIndonesia.com adalah komunitas penggemar batik terbesar di Indonesia, dengan 5 juta fans di facebook, instagram, dan website.

Misi kami adalah membantu para pebisnis Batik Indonesia, agar dapat tumbuh terus. Dan semakin menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Alamat Redaksi
Cipinang Indah. Jakarta Timur

Navigation