Begini Cara Beli Obligasi di Mitra Distribusi

Dari beragam jenis instrumen investasi, obligasi menjadi salah satu yang banyak diminati. Kepercayaan publik terhadap obligasi khususnya obligasi pemerintah cukup baik sebab potensi keuntungannya lebih besar dengan risiko rendah. Berdasarkan hal ini, banyak yang mulai mempelajari cara beli obligasi agar bisa menjadi bagian pemegang surat utang milik pemerintah atau suatu korporasi.

Dalam dunia pasar modal, obligasi merupakan sebutan untuk surat pernyataan utang yang diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan-perusahaan. Surat ini diterbitkan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan dan dapat dibeli oleh masyarakat. Adanya surat utang mewajibkan penerbit surat untuk membayar arus kas pada pembeli hingga tanggal yang ditentukan.

Ketahui Perbedaan 2 Pasar Obligasi

Berinvestasi di obligasi pemerintah atau sebutannya Surat Berharga Negara (SBN) memberi kesempatan pada investor untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan nasional. Dengan begitu, obligasi bukan hanya memberi manfaat untuk pribadi namun juga untuk negara. Pembelian obligasi dapat melalui pasar primer maupun pasar sekunder. Keduanya memiliki regulasi yang berbeda. Berikut penjelasannya:

1. Pasar Primer

Disebut juga sebagai pasar perdana, pembelian di pasar obligasi primer hanya dapat dilakukan pada waktu yang ditetapkan. Penjualan perdana ini disebut Initial Public Offering. Keuntungan dari pasar perdana adalah harga obligasi yang mencapai 100 persen harga jual. Misalnya, jika seseorang membayar 1 juta, maka investasi obligasi yang diterima pun sebesar 1 juta.

2. Pasar Sekunder

Tidak seperti pasar perdana, pembelian atau transaksi di pasar sekunder dapat dilakukan setiap saat tanpa terbatas waktu. Hal ini membuat perputaran uang lebih fleksibel. Harga di pasar sekunder bervariatif sesuai dengan strength pasar.

Contohnya, harga 1 juta di pasar primer dapat bernilai 1 juta 50 ribu di pasar sekunder. Fluktuasi harga ini menjadi daya tarik bagi para trader karena keuntungan dari capital gain lebih potensial. Harga bisa lebih tinggi atau rendah tergantung kekuatan pasar.

Dapatkan Obligasi dengan Cara Berikut

Kebanyakan orang mulai beralih ke investasi obligasi sebab keuntungan yang diperoleh cukup besar. Saat obligasi ditawarkan oleh pemerintah atau suatu perusahaan, tentu kesempatan tersebut tidak boleh disia-siakan. Lantas, bagaimana cara beli obligasi ini? Pembeli dapat memanfaatkan aplikasi penyedia obligasi atau sistem yang disediakan mitra distribusi. Berikut caranya:

1. Registrasi

Untuk pembelian obligasi, registrasi dapat dilakukan kapanpun meski penawaran SBN Ritel belum tersedia. Calon pembeli dapat memulai dengan melakukan registrasi pada sistem atau aplikasi yang disediakan oleh mitra yang dipilih. Proses registrasi membutuhkan data diri, nomor Single Investor Identification, dan lain-lain. Jika ada data yang belum dimiliki, silakan hubungi mitra distribusi.

2. Pemesanan

Saat calon investor sudah terdaftar, pemesanan obligasi sudah dapat dilakukan pada jenis yang dipilih. Baiknya melakukan analisis terlebih dahulu untuk mendapatkan obligasi yang diinginkan dari berbagai aspek seperti nilai penerbitan, kestabilan pendapatan dan lain-lain. Jika jenis obligasi sudah ditentukan, hubungi pihak mitra distribusi untuk memberikan amanat beli atau dapat melalui sistem.

3. Pembayaran

Membeli obligasi berarti calon investor diharuskan sudah menyiapkan pendanaannya. Hal ini dikarenakan jangka waktu dari pembelian ke pembayaran tidaklah lama. Lakukan pembayaran setelah pemesanan diverifikasi dan investor mendapatkan kode pembayaran.

Gunakan kode pembayaran tadi untuk mengirim dana melalui bank persepsi seperti internet banking, ATM, teller dan lainnya. Jika pembayaran melebihi batas waktu yang ditentukan, investor bisa dikenakan penalty. Setelah pembayaran selesai, tunggu proses settlement hingga mendapatkan notifikasi completed order.

Atas pembelian obligasi tersebut, investor akan mendapatkan bukti kepemilikan dari obligasi yang dipilih. Cara beli obligasi di atas dapat dilakukan pada mitra distribusi yang tersedia. Ada banyak mitra distribusi yang beroperasi mulai dari bank umum, Financial Technology dan perusahaan efek.