Ayo Ketahui Perbedaan Saham Obligasi dan Reksadana Di Bawah Ini!

Pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat tentu membuat minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal juga semakin meningkat. Bagaimana tidak, dengan berinvestasi masyarakat akan memperoleh keuntungan besar. Saat ini, jens investasi yang paling banyak digandrungi kalangan investor adalah obligasi dan reksadana. Lantas, apakah perbedaan saham obligasi dan reksadana?

Memang, obligasi adalah bagian dari reksadana dalam pasar uang. Sebab, reksadana berfungsi sebagai wadah investasi. Meskipun demikian investor pun bisa berinvestasi langsung tanpa mesti melalui perantara reksadana. Hal ini tentu membuat sebagian masyarakat bingung apalagi investor yang masih pemula. Untuk itu, simaklah penjelasan berikut ini terkait dengan perbedaan dari kedua jenis investasi tersebut:

Saham Obligasi dan Reksadana itu Apa?

Obligasi merupakan surat pernyataan hutang yang dipublikasikan oleh perusahaan obligasi untuk memperoleh pinjaman dana. Adapun isi dari surat pernyataan tersebut adalah terkait dengan janji pemegang obligasi untuk wajib membayar bunga secara rutin. Selain itu, melunasi pinjaman pokok pada saat tanggal jatuh tempo yang sudah diterapkan.

Keuntungan yang ditawarkan dari investasi obligasi ini adalah tingkat keamanan yang sangat baik. Selain itu, mempunyai resiko yang lebih rendah dari saham sebab penerbit dari obligasi adalah dari negara.

Sementara reksadana merupakan alternatif lain yang bisa digunakan untuk berinvestasi dalam saham. Dimana sebagai sarana untuk menampung dana investasi yang kemudian akan dikelola oleh manajer investasi dari sebuah perusahaan sekularisme. Reksadana ini sangat cocok digunakan bagi investor yang mempunyai modal kecil. Sebab, investasi ini berperan sebagai stimulan supaya pemodal lokal dapat berkembang.

Keuntungannya adalah risiko cenderung lebih rendah, sebab manajer investasi akan mengelolanya dengan menempatkan pada saham yang tidak akan memberatkan investor. Apabila manajer investasi memilih saham yang baik, maka memungkinkan investor memperoleh keuntungan yang relatif besar.

Perbedaan Saham Obligasi dan Reksadana

Memang, sebagian masyarakat meyakini bahwa obligasi dan reksadana adalah instrumen investasi saham yang sama. Meskipun sama-sama berkecimpung dalam pasar saham, namun kedua instrumen tersebut relatif berbeda. Untuk mengetahui perbedaannya, simaklah informasinya berikut ini.

1. Likuiditas

Perbedaan pertama yang mesti investor ketahui adalah likuiditas atau pencairan. Likuiditas dari obligasi di pasar sekunder cenderung lebih susah dicairkan atau kurang likuid. Dimana membutuhkan waktu yang lama apabila investor mengharapkan imbalan hasil dari investasi obligasi yang dijalankan.

Sementara, reksadana sangat menguntungkan kalangan investor sebab bisa dicairkan kapan saja. Tentu, para investor akan merasa nyaman ketika ingin menikmati imbalan hasil dari investasi. Sebab hanya dengan request likuid  maka uang akan dicairkan dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menunggu hasilnya.

2. Modal

Di dalam dunia investasi tentunya memerlukan adanya sebuah modal. Sebab modal digunakan sebagai alat untuk berinvestasi. Apabila ingin berinvestasi menggunakan obligasi, maka investor mesti mempersiapkan modal yang cenderung cukup besar.

Sedangkan investasi reksadana hanya perlu mempersiapkan modal yang relatif lebih sedikit. Bahkan dengan modal puluhan ribu pun investor bisa menjalankan investasi. Tak heran jika investasi reksadana ini paling cocok dipakai bagi investor pemula yang belum mempunyai modal banyak.

3. Agen Penjual

Perbedaan lain yang wajib untuk dipertimbangkan bagi para investor adalah agen penjual. Jika para investor mengetahui agen penjual maka akan lebih memudahkannya dalam menjalankan sebuah investasi saham. Dimana pembelian obligasi bisa dilakukan dengan mudah melalui bank ataupun mendatangi langsung penjual obligasi.

Sementara pembelian dari investasi reksadana sangat terbatas. Dimana investor hanya bisa membeli reksadana di Investree yang sudah mempunyai izin dan dipantau oleh otoritas jasa keuangan. Maka sebelum melakukan pembelian, investor mesti mendownload aplikasi Investree di Playstore kemudian melakukan registrasi.

Itulah tadi penjelasan lengkap mengenai perbedaan saham obligasi dan reksadana yang wajib diketahui bagi para investor pemula. Meskipun dalam kenyataannya kedua instrumen investasi tersebut sama-sama menjanjikan imbal hasil yang menguntungkan. Namun tetap memiliki beberapa perbedaan yang wajib untuk dipertimbangkan sebelum berinvestasi.