Apa Yang Dimaksud Obligasi? Simak penjelasannya!

Bagi orang awam mungkin masih asing dengan yang dinamakan dengan obligasi. Namun bagi orang yang paham dengan dunia investasi mungkin sudah tak asing lagi dengan yang dinamakan obligasi. Bahkan memang obligasi bisa dijadikan sebagai investasi meski dengan risiko yang sangat tinggi. Lalu sebenarnya apa yang dimaksud obligasi, mari simak penjelasannya sebagai berikut:

Meski obligasi ini adalah surat hutang namun obligasi yang diperdagangkan di pasar modal. Hal ini tentu karena nanti si pembeli atau digunakan istilah investor akan mendapatkan keuntungan, meski dengan resiko besar jika si penghutang tidak membayar. Namun dalam hal ini si penerbit obligasi atau pengutang juga sudah menyertakan suatu jaminan.

Sekilas Pengertian Tentang Obligasi

Secara sederhananya obligasi merupakan surat utang yang dijadikan sebagai alat bukti atas utang piutang tersebut. Obligasi atau surat utang ini merupakan surat yang dikeluarkan oleh yang berhutang. Surat tersebut seperti surat yang menyatakan bahwa yang berhutang memang telah berhutang sesuai waktu atau jangka yang telah disepakati.

Pengertian lain mengenai obligasi adalah obligasi merupakan surat utang atau surat pinjaman yang disertai dengan bunga tertentu yang dikeluarkan oleh pihak pemerintah. Obligasi juga bisa diperjualbelikan di pasar modal. Surat tersebut digunakan untuk menarik dana dari yang berhutang untuk menutupi dana yang sudah dikeluarkan oleh perusahaan tersebut.

Menurut istilah yang digunakan OJK obligasi merupakan sebuah dokumen yang bermaterai yang di dalam menyatakan bahwa penerbit atau peminjam akan melunasi hutang pokok tersebut dan juga akan membayar bunga. Dalam obligasi kata bunga ini sering disebut dengan kata kupon. Jadi si penerbit selain membayar hutang pokok juga harus membayar kupon.

Lalu apa yang dimaksud obligasi dijadikan sebagai investasi atau surat obligasi dapat dijual adalah agar si pembeli mendapatkan keuntungan. Keuntungan yang akan didapat oleh pembeli ini adalah dari kupon yang dibayarkan oleh yang berhutang. Biasanya obligasi ini memiliki tempo atau waktu paling sedikit satu tahun sampai sepuluh tahun.

Jenis-jenis Obligasi

Obligasi juga tidak hanya ada satu macam saja namun ada beberapa macam. Contoh atau pengaplikasiannya pun agak berbeda atau perusahaannya berbeda. Untuk paham l nih lanjut mengenai a contoh beserta jenis dari obligasi, berikut simak ringkasannya.

1. Korporasi

Jenis yang pertama untuk obligasi ini adalah jenis korporasi. Biasanya obligasi jenis korporasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan BUMN. Korporasi juga merupakan jenis obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan BUMD. Jadi tiap-tiap pada perusahaan tersebut layaknya perbankan yang didalangi oleh BUMN maka obligasinya adalah jenis korporasi.

2. SUN

Ada juga jenis dari obligasi ini adalah jenis SUN. SUN ini merupakan akronim dari kata surat utang negara. Sun ini akan dikeluarkan dengan atau sesuai undang-undang pemerintah atau UU No.24/2002.

3. Sukuk Korporasi

Berikutnya mengenai jenis-jenis dari surat utang atau obligasi ini adalah sukuk korporasi. Sukuk korporasi ini merupakan instrumen pendapatan tetap yang dikeluarkan atau diterbitkan sesuai prinsip syariah. Juga sesuai dengan ketentuan Bapepam dan juga tentang efek syariah.

4. SBSN

Satu lagi dari jenis obligasi adalah ASBN. ASBN sendiri merupakan akronim dari kata surat berharga syariah negara. Obligasi yang satu ini merupakan surat utang yang menggunakan Syariah Islam. Yang telah sesuai dengan undang-undang negara nomor 19 tahun 2008. Ada satu lagi untuk jenis obligasi, yakni jenis EBA atau efek beragun aset.

Itu tadi adalah pengertian tentang apa yang dimaksud obligasi. Untuk kesimpulan dari keterangan di atas adalah bahwa obligasi ini merupakan surat utang yang diterbitkan oleh si penghutang dan akan dibeli oleh investor. Penerbit juga harus membayar kupon sebagai keuntungan yang akan didapatkan oleh investor.