Apa yang Dimaksud Dengan Deposito? Ini Penjelasan Lengkapnya

Dalam mengelola keuangan yang dimiliki pada masa sekarang ini harus memiliki perencanaan yang matang. Salah satu produk perbankan yang dapat dipakai masyarakat untuk menabung adalah Deposito. Produk bank satu ini seringkali ditawarkan kepada masyarakat yang ingin berinvestasi. Lalu apa yang dimaksud dengan Deposito? Simak uraian berikut ini:.

Pengertian Tentang Deposito

Deposito merupakan jenis simpanan uang yang memiliki waktu berjangka. Bank biasanya akan menawarkan kepada para nasabahnya yang ingin berinvestasi. Jika nasabah setuju, nantinya mereka akan mendapatkan bunga dari simpanannya sesuai jangka waktu yang disepakati untuk menarik dana.

Jika kesepakatan waktu tersebut dilanggar oleh nasabah, ada konsekuensi yang harus diterima, biasa dinamakan penalti. Penalti tersebut berupa berkurangnya nilai simpanan dan bunga dari simpanan. Maka, jika nasabah ingin berdeposito di bank, sebaiknya menggunakan uang yang tidak dipergunakan untuk keperluan jangka pendek.

Beberapa Hal Tentang Deposito

Sebelum memutuskan untuk memilih deposito sebagai alat untuk menginvestasikan uang, nasabah harus memahami terlebih dahulu bagaimana kinerja produk bank satu ini. Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan deposito dan agar manfaatnya dapat dirasakan dengan baik, inilah hal-hal yang harus diketahui lebih dulu:

1. Simpanan Deposito Berbeda Dengan Tabungan Pada Umumnya

Ini merupakan pertanyaan nasabah paling sering ditanyakan. Kedua produk bank ini sebenarnya sama-sama berupa dana yang disimpan di bank. Letak perbedaannya yaitu ada pada bunga yang dihasilkan. Bunga tabungan biasa umumnya akan lebih rendah dari deposito. Perbandingan tingkat bunga keduanya antara 5 hingga 6 kali lipat.

2. Dana Deposito Terikat Oleh Waktu

Sebelum memutuskan untuk mengalokasikan uang ke deposito, nasabah harus memastikan bahwa dana tersebut bukan dana yang digunakan keperluan dalam waktu dekat. Sebab deposito memiliki aturan yaitu berupa kesepakatan waktu penarikan dana dan bunganya. Jika hal itu dilanggar, simpanan nilai dana akan dikurangi oleh pihak bank.

3. Kelebihan Deposito

Jika nasabah menaati dan konsisten pada kesepakatan dengan bank, hampir tidak ada nilai ruginya memilih menyimpan uang di deposito. Sebab keuntungan bunga yang didapatkan adalah nyata.

Apalagi jika nasabah tidak mengambil dana di jatuh tempo, bunga yang diperoleh bisa berbunga lagi. Begitu seterusnya.

4. Kekurangan Deposito

Meski hampir tidak mempunyai nilai rugi, deposito memiliki kekurangan yang harus diwaspadai. Seperti yang dijelaskan di atas, pengambilan dana atau bunga yang cenderung tidak fleksibel karena terikat jangka waktu.

Selain itu, di bank tertentu ada yang menerapkan aturan penghapusan keuntungan bunga jika nasabah tidak mencairkan dana saat jatuh tempo.

5. Deposito Dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Deposito adalah salah satu produk investasi yang tidak terlalu berisiko bagi para nasabahnya. Ini karena ada lembaga yang menjamin keamanan dana simpanan, yaitu LPS. Tetapi perlu diketahui bahwa terdapat batasan dana yang dapat dijamin oleh LPS, yaitu dana sejumlah 2M di setiap bank.

6. Macam-macam Deposito

  • Terdapat 3 macam deposito yang bisa nasabah pilih ketika ingin berinvestasi di bank.
  • Pertama, deposito berjangka yang bisa mencairkan dana dan perpanjangan otomatis.
  • Kedua, sertifikat deposito yang tidak menyertakan nama pemilik deposito sehingga dapat dijual ke pihak lain.
  • Ketiga, deposit on call, yaitu pencairan dana hanya bisa dilakukan jika ada pemberitahuan bank.

Sekarang, apa yang dimaksud dengan deposito sudah sedikit banyak dijawab dan dijelaskan di atas. Mempunyai sejumlah dana atau uang dingin yang tidak tahu mau dikemanakan, tidak ada salahnya memilih menyimpan uang di deposito untuk berinvestasi, mengingat cukup banyak keuntungan yang didapatkan.