Di sela-sela Gelar Batik 2010 di Gedung Sate, Bandung, pada tanggal 4 Juli 2010. Presiden Republik Entertainment sekaligus pegiat batik, Wawan Juanda menyampaikan kepada masyarakat dan perajin batik untuk tidak lagi memperdagangkan kain batik yang sudah berusia ratusan tahun Perajin justru didorong agar memperbanyak batik yang sudah langka, sedangkan yang asli dimanfaatkan sebagai masterpiece guna menjaga kelestariannya.
Hal ini termasuk salah satu langkah pencegahan jika ada negara lain yang ingin melakukan klaim terhadap batik. Salah satu tempat yang didedikasikan untuk menjaga kelestarian batik adalah Museum Batik Kuno Dahar Hadi. Museum ini terletak di kota Surakarta.
Museum Batik Kuno Danar Hadi menempati bekas bangunan klasik campuran Jawa dan Eropa yang dikenal sebagai Ndalem Wuryaningratan, di tepi Jalan Slamet Riyadi, Solo. Menurut pemilik perusahaan batik PT. Danar Hadi yang juga pemilik museum, Santosa Dullah, museum yang mulai direnovasi tahun 1999. Dan pada tanggal 20 Oktober 2000 diresmikan oleh Ibu Megawati Sukarno Putri, dengan nama “Galeri Batik Kuno Danar Hadi“. Namun, saat ini telah berubah nama menjadi “Museum Batik Danar Hadi“.
Koleksi kain yang dipamerkan beragam. Ada batik belanda, batik cina, batik jawa, hokokai, batik pengaruh india, batik kraton, batik pengaruh kraton, batik sudagaran, batik petani, batik indonesia, dan Batik Danar Hadi.
Banyaknya koleksi menguatkan tema dari museum sendiri, yaitu “Batik: Pengaruh Zaman dan Lingkungan“. Museum Batik Kuno Danar Hadi memiliki 10.000 koleksi batik, tetapi tidak semua dipajang. Hanya berkisar 700 kain dari koleksi yang akan digilir setiap delapan bulan sekali.
Selain itu, museum yang khas dengan bau melati dan sedap malam ini, tidak hanya memamerkan koleksi batik. Di ruang belakang tersedia tempat untuk melihat proses pembuatan batik, baik tulis maupun cap. Bahkan pengunjung juga dapat mengikuti praktek membuat batik.
Museum Batik Danar Hadi menyediakan bermacam-macam paket belajar membatik. Sehingga pengunjung tidak hanya menikmati dan melihat penciptaan sebuah kain batik, tetapi juga dapat mempraktekkannya langsung.
Selain Museum Batik Kuno Danar Hadi, Indonesia juga memiliki museum batik di berbagai tempat. Terdapat juga museum batik di Pekalongan, Yogyakarta dan Jakarta. Dengan adanya museum batik diharapkan batik dapat dikenang hingga generasi-generasi selanjutnya.
Motif Batik Pilihan Redaksi Kami
Related Posts
Batik (Nyaris) Kembar, Sedang Bersedih? Usir dengan 6 Kata Ajaib, Tiga Agama yang Berpengaruh Pada Seni Batik, megamendung, Kesengsem Batik Lasem, Tips Memakai Kain Model Gelombang, Seragam kami, Megamendung, Batik Terhalus di Pekalongan, Peluncuran Buku Teknik dan Ragam Hias Batik Yogya & Solo, Pameran Batik Ibunda Barack Obama, Lebih Peduli Dengan Batik, Catatan Hidup Sang Maestro Batik, Tips Memakai Kain Batik Pilin Ujung
Punya photo batik atau cerita yang lebih seru dari ini? Klik disini untuk Kirim cerita batikmu di sini
Mau dapat bonus 5 ribu rupiah?, sekaligus cerita batik, info produk batik terbaru? Join klub batik kami di sini




Komplek Kimia Farma, Jl. Laut Banda, Duren Sawit - Jakarta Timur. Mohon hubungi kami melalui telpon atau email sebelum melakukan kunjungan.
Batik asli maupun tekstil motif batik, tidak ada salah dan benarnya. Karena semua itu sesuai dengan pilihan kita masing-masing.
Batik Asli adalah ibarat lukisan yang dilukis asli sendiri oleh seniman pelukis.
Tekstil motif bataik adalah ibarat photo gambar komputer.
Jadi ibarat pemandangan, kira-kira kita lebih suka mana ? lukisan atau photo ?
Nah itu sangat tergantung dari selera kita masing-masing.
Jadi jika kita memang lebih tertarik dengan tekstil motif batik, tidak usah malu jika disebut orang sebagai batik palsu
Jadi yang salah adalah jika ada penjual yang menyampaikan bahwa “ini batik asli” padahal sebenarnya hanyalah tekstil motif batik.
Artikel di atas, sangat membantu kita untuk membedakan batik asli dan tekstil motif batik