Ini Tentang Ambon YG Indah Dan Misterius

Pusat Rempah Sejak 1513. Yuk Menikmati Liburan di Kota Ambon Yang Indah Banget.

Julukan Ambon Manise pasti melekat di telinga masyarakat Indonesia, karena populer lewat sebuah lagu. Sebutan tersebut melekat untuk Ambon, ibu kota Provinsi Maluku. Kota Ambon merupakan salah satu kota di Indonesia yang menjadi saksi atas perkembangan Tanah Air sejak masa kerajaan.

Selain itu, Maluku pun pernah dikenal sebagai pusat rempah-rempah yang mengantar banyak penjelajah, terutama dari Eropa, untuk datang sebelum kemudian menguasai wilayah tersebut, tak terkecuali Ambon.

Untuk mengenal lebih dalam tentang kota Ambon, mari kita simak pemaparan di bawah ini.

Kota Ambon di Masa Lalu

Sejak kedatangan bangsa Portugis di tahun 1513, Ambon mengalami perkembangan yang cukup pesat. Dari pusat dagang rempah-rempah, Ambon berubah menjadi pusat pemerintahan di masa penjajahan Belanda. Benteng Ferangi atau Kota Laha adalah salah satu peninggalan sejarah yang berada di kota Ambon. Di benteng tersebut Pattimura, salah satu pahlawan nasional Indonesia, dieksekusi. Ada pula Slamet Rahardji yang gugur di benteng tadi di tengah pertempuran saat melawan Republik Maluku Selatan.

Kaya Akan Agama dan Suku

Ambon pernah mencatat sejarah memilukan dari tahun 1996 sampai 2002. Konflik panjang bernuansa SARA pernah bergejolak di sana dan menjadi pusat perhatian Indonesia, bahkan dunia. Ambon memang dikenal sebagai salah kota di Indonesia yang ditempati masyarakat dari beragam suku dan agama. Maka kesalahpahaman sedikit apapun dapat memicu konflik. Namun sekarang, kota Ambon sudah menata ulang dirinya menjadi salah satu kota berkembang bertaraf internasional di bagian timur Indonesia.

Selain etnis asli Maluku, Alifuru, kita akan menjumpai etnis dan suku lain dari Jawa, Bugis, Minahasa, Melayu, hingga Tionghoa. Bahkan ada beberapa penduduknya yang merupakan peranakan dari Maluku dengan Portugis atau Belanda. Keberagaman ini yang membuat Ambon tampak seperti potret kecil dari Indonesia. Bahkan masyarakat pun hidup harmonis meski memeluk agama yang berbeda-beda. Jauh dari kejadian kelam yang pernah terjadi di akhir tahun 1990-an.

Kemudian, Ambon juga mempunyai tempat-tempat wisata menarik seperti:

Nusa Pombo

Wisatawan butuh waktu sekitar satu jam untuk sampai di tempat ini menggunakan speed boat. Karena tidak berpenghuni, kita dianjurkan untuk membawa bekal sendiri ke Nusa Pombo. Di pulai ini, kita dapat melakukan berbagai aktivitas seperti piknik di pinggir pantai, berenang, hingga snorkeling. Bahkan para wisatawan juga bisa membangun tenda untuk berkemah kalau mau bermalam di Nusa Pombo.

Pantai Natsepa

Berkunjung ke Ambon tidak terasa lengkap kalau kita belum mengunjungi Pantai Natsepa. Selain pasir pantai yang putih, wisatawan pun akan dibuat takjub dengan air lautnya yang jernih, sampai-sampai kita bisa melihat ikan dan biota laut tanpa menyelam. Bagi yang suka memancing, ada penyewaan perahu dengan tarif Rp 20.000 per jam untuk merasakan sensasi memancing yang tak terlupakan.

Benteng Ferangi

Seperti yang telah disebutkan, benteng merupakan salah satu monumen bersejarah di Ambon. Benteng Ferangi yang didirikan tahun 1575 pernah menjadi tempat penyimpanan rempah-rempah hingga pusat pemerintahan. Begitu masuk ke dalam, wisatawan akan bertemu dengan meriam-meriam berukuran besar dan peninggalan sejarah lainnya dari masa Portugis dan Belanda yang bisa dilihat.

Setelah mengamati Ambon, tiba saatnya untuk menikmati kuliner khasnya. Seperti di Makassar, papeda menjadi salah satu makanan favorit di kota Ambon. Ada juga ikan kuah pala banda dan nasi lapola. Untuk tahu lebih banyak tentang Maluku, simak di videonya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *