Blog Batik


26
Jan 12

Batik (dari) Papua

Sepintas akan aneh membaca judul di atas, tapi jujur awalnya saya juga tidak percaya ada batik dari papua. Karena dari segi sejarah masyarakat di papua tidak mengenal kain. Sampai akhirnya saya kebingungan mencari bawahan kebaya saya untuk acara wisuda. Akhirnya saya meminta ibu untuk mencarikan kain batik dengan motif ala Papua yaitu burung cendrawasih dan tifa (alat musik tradisional papua) dan mendesain sendiri model bawahan kebaya saya. Karena kebetulan ibu saya orang jawa dan ayah dari papua, maka saya pun berinisiatif untuk menggabungkan kebaya dengan bawahan kain bermotif papua tersebut. Dan itu diikuti oleh adik saya yang membuat long dress dari bahan kain batik papua tersebut. Tidak hanya saya yang kagum melihat paduan itu tetapi hampir semua orang yang berada di sportorium kampus saya juga. Sampai ada yang akhirnya mau dan ingin memiliki kain serupa.

Photo dan artikel kiriman dari Nur Fitriya Rumodar di Yogyakarta


26
Jan 12

Pake batik..??? Sapa takut……

Waktu itu temen2 kampus mendadak mo ngadain foto kelas buat kenang-kenangan katanya biar ntr dah pd keluar bs tetap inget,,

Bingung jg nentuin bajunya, klo pke baju bebas.???kyk’y g kompak nggk da kebersamaannya,,,

*ting..ting..ting…

muncul ide deh bwt pke batik, batik kan baju kebanggan kita, ciri khas indonesia, tak peduli kau dr indonesia belahan manapun klo pke batik kita seperti satu,,,

akhirnya,,,,PKE BATIK,,,??SAPA TAKUT…

Photo dan artikel kiriman dari Fitri Handayani di Bandung, Jawa Barat


26
Jan 12

Batik Klasik Pesisir Juwana

Batik tidaklah selebarkain semata. Ada nilai besar yang terkandung didalam kain itu. Di Nusantara ini Bati merupakan budaya rakyat yang sudah mendarah daging, terutama di Jawa. Hampir dipastikan semua daerah mempunyai budaya batik. Namun demikian batik yang dihasilkan berbeda-beda dan itu merupakan karakter tersendiri dari daerah itu.

Juwana salah satunya, daerah pantura di sebelah timur Pati sebelum kota Rembang. Daerah pesisir yang mempunyai budaya batik. Daerah ini dahulu kala sebagai sebagai tempat mendarat dan berangkat barang dagangan masa penjajahan. Yang terkenal dengan pelabuhan Djoana ketika itu.

Tak heran kota kecil ini mempunyai tradisi batik. Motif yang berkembang ada dua. Motif kerajaan dan motif pesisiran. Motif kerajaan memang secara geografis masih dekat dengan Solo. Dan motif ala pesisiran karena memang banyak pengaruh dari berbagai macam hal.

Sekarang budaya batik diJuwana ini berkembang di dua desa kembar yakni didea Bakaran Wetan dan Bakaran Kulon. Hamoir semua ibu rumah tangga beraktifitas membatik setiap harinya.

Membatik didesa ini sudah mendarah daging. Begitu juga masyarakat sekitarnya. Batik yang terkenal dengan sebutan batik bakaran ini menjadi hal yang sudah mentradisi. Salah satu contoh, hampir setiap orang tua memakai jaret batik bakaran. Selain itu setiap kali acara pernikahan, khitanan, dan lain sebagainya pasti yang dijadikan buah tangannya atau serah terimanya adalah batik bakaran juwana, artinya batik sudah merakyat walaupu harganya mahal. Batik yang ada disini semuanya batik tulis (tradisional) dan selalu dipertahankan.

Batik diatas adalah salah satu batik kunanya. Usianya sekitar 35 tahun. Dibatik oleh mbah Siti, sekarang sudah meninggal. Jenis bahanya sangat halus kalau sekarang jenis ini sudah tidak keluar. Panjangnya 3 M lebarnya 1,06 M. MOtifnya namanya motif esok-sore (pagi-sore). Yang atas motif Liris (udan liris) artinya hujan rintik-rintik. Motif liris didalam kerajaan adalah motif kebesaran raja. Sebagai simbol sebuah kebesaran/ kekuasaan sang raja.

Dan yang kedua adalah motif naga raja dengan latar Gandrung. Naga raja adalah sebuah motif yang menyimbolkan sebuah power/ kekuasaan yang dimiliki. Dengan latar gandrung yang memberi makna sebuah kerinduan/ ada rasa kasih-sayang.

Kedua motif ini memang pas dan sesuai (sangat sinkron).

Batik esok-sore memang sudah berkembang sudah lama. Banyak para pembatik tua juwana kalau ditanya kapan mulai ada batik esok-sore, jawabnya sejak kecil saya membatik motif ini sudah ada.

Satu lembar kain memiliki dua motif merupakan sebuah kelebihan batik ini. Karena dalam satu waktu memiliki 2 motif yang berbeda. Pagi memakia motif liris, dan sorenya memakai motif naga raja. Sehingga bagi masyarakat biasa dulunya lebih membeli batik ini.

Photo dan artikel kiriman dari Irham di Juwana


26
Jan 12

batik pemberian bunda tercinta

walopun kata teman2 pakek baju batik kayak orang tua tapi aq sangat bangga memakai’nya,trutama baju batik pemberian bunda’ku tercinta.
memang sih harga’nya di bawah standart tpi itu sngat berarti bgt.
emang dari ibu’ku aku dri kcil udh d’ajari cinta tentang smua karya indonesia,,terutama memakai baju batik di event2 pa ja,,
pkok’nya batik is life style.

Photo dan artikel kiriman dari wira hendra dhana di trenggalek


26
Jan 12

Batik school

satu kelas Kami semua menyenangi batik sehingga muncul ide untuk foto bersama,…. keren kan batik kami melestarikam kebudayaan sendiri kami bangga.

Photo dan artikel kiriman dari Agustinus Tupenelay di Makassar


1
Jan 12

MERINTIS & MENGENALKAN BUDAYA & WEJANGAN LELUHUR dgn BATIK LUKIS & KAOS LUKIS ala T-WooL..

Menawi Kerso Kagungan BATIK & KAOS LUKIS EXCLUSIVE T-WooL “JAWANE JAWANI” saking TRENGGALEK, JATIM, INDONESIA ngiras nepangaken malih WARISAN LELUHUR
@100rb/KAOS (blm ONGKIR)
–Saben LUKISAN/DESAIN namung wonten 1 KAOS–
ADD & persani FOTO KOLEKSI: http://www.facebook.com/serbeje14
>SMS Order (081276356256; 081932289395):
NAMA, ALAMAT KIRIM, JUMLAH ORDER
Dirantos Confirm Total Transfer & no. Rek. T-WooL
>Alamat WORKSHOP:
Ds. Sumbergayam Rt. 07 Rw. 04, Durenan, Trenggalek 66381 – Jatim, Indonesia

Photo dan artikel kiriman dari Arsdyansyah AanBe twool http://facebook.com/serbeje14 di Ds. Sumbergayam Rt. 07 Rw. 04, Durenan, Trenggalek 66381, Jatim


1
Jan 12

batik New,,,

seharian kami cr batik muter2 ke pusat perbelanjaan di kawasan jaktim,,,coz tunangan saya mau merancang sendri batik yg iya kenakan,,,akhirnya,,,aq dapet jg nich batik,,,,tolong nilai yaaa batik aq n tunangan aq

Photo dan artikel kiriman dari andie di Cip. Asem rt 012/009 no 4 kel kebon pala.kec makasar jakarta timur 13650


1
Jan 12

Seragam kami

Batik sudah menjadi kewajiban kami untuk mengenakannya tiap hari jum’at. Dan saya sangat senang dan bersemangat tiap memakainya.
Klo tdk ada hari batik mungkin saya akan memakainya setiap hari.

Photo dan artikel kiriman dari akhmat baroza di batu aji – batam


1
Jan 12

Year End’s Gathering, It’s not merely abt the picture taken, but the memory to be shared &..remembered.

Hello Batik Indonesia.
Ini foto company’s gathering kami saat merayakan Year End.
When heritage is taking part in togetherness and good time,
only one word to describe it : Wonderful ^^.

Photo dan artikel kiriman dari Ria Anggraini di Jl. Jelidro no.90 RW 01/RT 006, Tandes, Surabaya


1
Jan 12

Bioskop dan batik

Sewaktu pergi ke undangan teman Saya dan pasangan sya menggunakan batik yang coraknya sama. Ketika selesai dari undangan, pasangan saya bertanya ‘maen yuk?’. Hayu ktaku, lalu ku bertanya ‘gpp pake batik?’, ‘gpp’ ktanya… Lalu kami pergi ke PVJ Bdg, di sana kita keliling2 sambil mkan, lalu ku mengjak pasanganku ke bioskop, lalu dia senyum ‘hayu kpan lagi nonton bioskop pake batik…’ =]

Photo dan artikel kiriman dari Firnanda di Bandung