Penerapan Matematika untuk Menciptakan Desain Batik Nusantara

Perkembangan dalam bidang teknologi pun kini dimanfaatkan dalam pembuatan batik. Seperti yang dilakukan oleh Nancy Margried dan rekan-rekannya dalam menggunakan matematika fractal untuk membuat sebuah software yang bisa mempermudah pembuatan motif batik.

Hal ini didasari dari anggapan mereka bahwa batik bukan saja sebagai ikon budaya Indonesia, tetapi juga karya seni yang memiliki unsur-unsur teknologi dan scientific. Proses penemuan ini diawali ketika Nancy menggambar motif-motif bunga dengan algoritma fractal pada tahun 2007.

Temuan itu kemudian mereka percayai menjadi solusi dari masalah yang umumnya ada pada pembuatan batik secara tradisional, yaitu kebuntuan pembuatan desain. Dengan pengintegrasian teknologi, berbagai desain baru bisa diciptakan lebih mudah dengan lebih mudah.

Cerita Nancy tentang bagaimana dia menjadikan inovasi ini sebagai bisnis yang bersifat sosial bisa dilihat melalui video.

Pada video ini anda bisa melihat bagaimana Nancy menggunakan software tersebut dalam pembuatan dan penataan motif-motif batik yang sangat menarik. Video inspiratif ini berdurasi lumayan singkat hanya 2:02 menit. Namun, video yang diunggah sejak tanggal 22 Maret 2016 ini telah ditonton sekitar 1.559 orang.

Video ini membantu anda agar terinspirasi dalam memanfaatkan teknologi demi kemajuan industri batik di Indonesia atau industri tradisional lainnya yang masih terhambat masalah. Penting sekali bagi anda terutama pengrajin batik untuk menyaksikan video.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *