WAH… Kurangnya Minat Generasi Muda Dalam Melestarikan Produksi Batik Lasem

Batik Lasem adalah jenis batik pesisir yang biasanya memiliki ciri khas berwarna cerah seperti biru dan merah. Untuk warna merahnya, tidak ada batik lain yang bisa menandingi warna merah batik Lasem yang seperti warna merah darah ayam. Atau yang lebih dikenal warna Abang Getih Pithik.

Batik Lasem diproduksi di kota Lasem, sebuah kota kecamatan di kabupaten Rembang. Batik Lasem dikenal di kalangan pecinta batik dengan harganya yang mahal karena kualitasnya memang sangat tinggi. Jadi patutlah jika dikatakan batik Lasem memiliki potensi pasar yang menjanjikan.

Namun sayangnya potensi batik Lasem ini tidak dibarengi oleh sumber daya manusia di masa mendatang. Banyak generasi muda di daerah Lasem kurang tertarik untuk meneruskan tradisi membatik. Seperti yang bisa anda lihat di video di link youtube ini.

Video yang hanya berdurasi 2 menit 22 detik ini menggambarkan bagaimana produksi batik Lasem saat ini dan keprihatinan generasi tua akan kelestarian batik Lasem.

Video ini diunggah di dalam akun James Yohan Tumiwa, ide ceritanya dibuat oleh Iwet Ramadhan dan Nicholas Saputra serta dinarasikan sendiri oleh aktor tampan tersebut. Kita sebagai generasi penerus bangsa Indonesia perlulah menonton video ini agar kita paham betapa pentingnya melestarikan peninggalan kakek nenek moyang kita. Jangan sampai anak cucu kita tidak mengenal batik Lasem.

Cobalah anda tonton video ini dan jika perlu sebarkan ke teman-teman anda agar kita bersama bisa mencari solusi terbaik bagi kelestarian batik Lasem ini. Selamat menonton!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *