Batik Pewarna Alam kini semakin diminati oleh pencinta batik Internasional karena ramah lingkungan. Proses pewarnaan batik yang sebelumnya menggunakan obat-obatan kimia kini telah berganti dengan aneka tumbuh-tumbuhan alami.
Uni Eropa bahkan turut andil dalam mendanai proyek batik ramah lingkungan di wilayah Klaten seperti yang disebutkan di sini. Para pendonor proyek batik ramah lingkungan ini juga berkomitmen untuk memasarkan batik yang dihasilkan oleh binaan mereka di negara masing-masing.
Sangat menggembirakan betapa pihak luar menaruh perhatian pada batik ramah lingkungan. Kita pun sebaiknya begitu. Demi lestarinya lingkungan kita.
Di samping itu, batik dengan pewarna alami atau organik ini tampak berbeda. Dengan warna yang natural dan cenderung lembut, batik pewarna alam memberi kesan mewah.
Misalnya pada dua contoh batik berikut ini:
Batik Tulis Pewarna Alam dari Madura. Klik gambar untuk melihat foto lainnya.
Batik Tulis Pewarna Alam dari Pacitan. Klik gambar untuk melihat foto lainnya.
Sumber: Industri Batik dengan Pewarna Alami Dilirik Pasar Mancanegara dan Kunjungan Uni Eropa di Klaten
Koleksi Terbaru Kami
-
-
Blouse Batik Motif Lereng Hijau Oranye, Rp. 215.000,00
-
Kain Batik Tulis Manuk Kuning Bertumpal Biru, Rp. 495.000,00
-
Blouse Batik Motif Bunga Kombinasi Lereng , Rp. 195.000,00
-
-
-
Blouse Batik Motif Kupu Kombinasi Zigzag Kuning, Rp. 215.000,00
-
Dress Batik Motif Bebatuan Kuning, Rp. 195.000,00
-
Dress Batik Rempel Bunga Toska Kuning, Rp. 195.000,00
-
Punya photo batik atau cerita yang lebih seru dari ini? Klik disini untuk Kirim cerita batikmu di sini
Mau dapat bonus 5 ribu rupiah?, sekaligus cerita batik, info produk batik terbaru? Join klub batik kami di sini
Kunjungan Uni Eropa di Klaten - Peluncuran Buku Teknik dan Ragam Hias Batik Yogya & Solo




Komplek Kimia Farma, Jl. Laut Banda, Duren Sawit – Jakarta Timur. Mohon hubungi kami melalui telpon atau email sebelum melakukan kunjungan.


Bagus2 batiknya, tambah info saya mengenai batik
sekarang waktunya untuk melestarikan tanaman2 yang menjadi pewarna alami tsb supaya tanamannya sendiri berkelanjutan dan ga hilang hanya demi kepentingan manusia
Jaman dulu,batik hanya di gunakan oleh keluarga kraton. Seiring perkembangan jaman,batik di pakai oleh siapa saja,bahkan orang asingpun cinta Batik Indonesia.Wah bangga aku.
Batik dar pewarna alami lebih baik diterapkan pada masa global warming seperti sekarang, lebih ramah lingkungan.
btiknya sungguh menawan hti…. jadi terpikat,,,
pokoknya sangat keren,,,,