Grosir Batik

Batik, bisa dibilang sebagai pakaian sejuta umat. Mayoritas penduduk Indonesia sangat gemar berbatik. Nah, bagi kamu yang mempunyai minat tinggi untuk berjualan, tapi masih bingung hendak menjual apa, batik bisa kamu jadikan pilihan.

Yup, berjualan batik, baik berupa kain atau busana jadi, sangat prospektif untuk berkembang, lho!

Tentu saja, kamu harus membeli batik secara banyak melalui grosir batik. Tiap satu jenis produk, kamu memang harus membeli dalam jumlah banyak, tapi harga yang dibandrol jauh lebih murah. Biasanya sih, tiga sampai satu kodi perjenisnya yang harus kamu beli.

Di beberapa kota berikut ini terdapat pusat grosir batik. Kamu bisa memilih kota terdekat. Ketika menjual, tentu saja biaya transportasi dan akomodasi selama kamu berbelanja batik dijadikan perhitungan dalam menentukan harga jual.

1. Grosir Batik di Pasar Beringharjo, Yogyakarta

Terletak di jantung kota Yogyakarta, masih di kawasan Malioboro yang tersohor itu, pasar Beringharjo berdiri. Begitu memasuki pintu gerbang, kios-kios grosir batik menyambut di bagian kanan dan kiri pasar. Berbagai macam produk batik, mulai dari daster, kemeja, jarik, sampai gaun pesta batik terpajang di kios-kios sempit dan sederhana.

Pandai-pandailah menawar. Umumnya, mereka mengajukan harga dua kali lipat. Tawarlah setengah harga. Biasanya, barang dilepas dengan harga tiga perempat dari harga yang pertama kali dicetuskan oleh penjual. Itu untuk pmbelian retail. Beli grosir? Jauh lebih murah.

Di pasar ini, tidak hanya grosir batik Yogyakarta saja yang bisa kamu temui. Justru batik Pekalongan terlihat sangat dominan di pasar Beringharjo.

2. Penjualan Grosir Batik di Pasar Klewer, Solo

Pasar Klewer dahulu bernama Pasar Slompretan. Pasar seluas 12.950 meter persegi ini terletak di Jl. Rajiman, Kecamatan Pasar Kliwon. Dengan wilayah seluas itu, tidak diragukan lagi, Pasar Klewer merupakan sentra grosir batik dan retail batik serta tekstil terbesar di Jawa Tengah, bahkan Indonesia. Bagaimana tidak, ada 2.210 kios dan 600 pedagang oprokan yang melakukan aktivitas jual beli di pasar tersebut.

Pasar Klewer terdiri dari dua lantai. Kebanyakan pedagang juga menerapkan sistim online. Jadi, pembeli bisa berkonsultasi atau memesan terlebih dahulu melalui internet. Wow, di pasar tradisional juga sistim berjualannya sudah modern, ya?

Penjual sudah mematok range harga berdasarkan jenis dan kualitas batik. Tapi, jangan ragu untuk menawar. Bukankah itu seninya berbelanja di grosir batik di pasar tradisional, tawar menawar?

3. Grosir Batik Pasar Setono, Pekalongan

Letak Pasar Setono sangat strategis, di jalan utama jalur Pantura, membuatnya banyak disinggahi pengunjung yang sekedar melintas.

Walau sudah mempunyai pusat grosir yang cukup besar, terdengar kabar, di Pekalongan akan dibangun Internasional Batik Center di Wiradesa. Perencananya merupakan pendiri Pasar Grosir batik Setono, Sony Hikmalul, atas ajakan pengusaha Jakarta, Yusuf Gunawan.

4. Grosir Batik di Madura

Madura belum memiliki pasar grosir batik sebesar Setono, apalagi Klewer. Namun jangan khawatir, jika kamu ingin membeli batik secara grosir di Madura, pergilah ke daerah Bangkalan. Di Tanjung Bumi, yang terkenal dengan batik tulisnya, kamu malah bisa membeli langung pada tempat-tempat workshop pengrajin.

Selain itu, kips-kios batik yang berada di daerah Sumenep bisa menjadi pilihanmu juga dalam berburu batik.

5. Grosir Batik di Jakarta

Carilah kios-kiosĀ  batik di pusat grosir pakaian seperti Tanah Abang, Thamrin City atau Mangga Dua. Di sana juga dapat ditemui kios-kios yang menjual batik secara grosir.

Well, kalau keempat tempat tersebut terlalu jauh dari kotamu, membeli grosir batik pun bisa dilakukan secara online, lho!