10 Langkah Praktis Sukses di usia Muda

Pernahkah kamu memerhatikan keadaan di sekelilingmu? Semua orang tampak sangat sibuk. Ada yang keluar rumah sebelum ayam berkokok dan pulang hampir tengah malam, ada yang berjaga mulai subuh untuk menjajakan dagangan, ada pula yang berkutat dengan buku-buku demi mendapat nilai ujian yang baik. Percayalah, semua perjuangan itu rela dilakukan demi masa depan yang lebih cerah.

Dalam menjalani kehidupan, banyak jalan yang dapat kita pilih. Pilihan itu tentu saja harus tepat agar waktu tidak terbuang percuma. Dan berbahagialah kita yang masih muda. Sebab, masih banyak kesempatan yang dapat diraih.

Alasan ingin menggapai masa depan yang lebih cerah inilah yang membuat seluruh acara jobfair dibanjiri peminat. Semua orang tampak berlomba-lomba mencari pekerjaan dengan posisi yang bagus. Lowongan pekerjaan pun diserbu, baik oleh para pemuda yang baru lulus kuliah maupun orang yang sudah bertahun-tahun menyandang gelar sebagai karyawan.

Fenomena mencari pekerjaan tampaknya bukan hal baru. Jumlah pencari kerja setiap tahunnya pun semakin membuat kita geleng-geleng.

Pertanyaannya, berapa bersen dari ribuan pencari kerja itu yang berpikiran untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri? Kalau banyak di antara mereka yang berwirausaha, tentu malah dapat menyerap tenaga kerja.

Jadi, jangan melulu mengharapkan lowongan pekerjaan yang sesuai bayangan. Sebaliknya, mulailah untuk membuka usaha. Pikirkan usaha apa yang dapat kamu lakukan, sesuai dengan minat. Tak perlu berpikir jauh-jauh. Lihat saja sekelilingmu. Banyak hal yang bisa ditekuni dan dijadikan usaha.

Jika sudah berhasil menjadi wirausahawan, pintu sukses akan segera terbentang. Kalau sudah berada di tahap ini, sukses di usia muda bukanlah hal yang mustahil.

Oh ya, kamu yang sudah terjun di dunia wirausaha pun tetap harus memiliki “pegangan” agar bisnismu tetap berjalan mulus. Apa saja sih, kita-kiat sukses di usia muda? Ikuti langkah praktis berikut ini!

1. Jadilah Orang yang Berbeda

Ya, jangan jadi seperti orang kebanyakan. Jadikan dirimu sesuatu yang berharga di mana pun kamu berada. Maksudnya, jadilah orang yang dinantikan kehadirannya. Berikan manfaat untuk orang-orang sekitar. Bawa pengaruh dan dampak yang berarti dan jadikan dirimu bernilai. Dengan demikian, kamu akan menjadi orang yang selalu dinanti.

Sebaliknya, jangan sampai dirimu tidak membawa sesuatu yang diperlukan orang lain, apalagi sampai tidak diharapkan kehadirannya.

2. Dapatkan Nilai Tambah dan Keunikan

Dalam berbisnis maupun bersosialisasi dengan lingkungan, menambahkan nilai dan menemukan keunikan diri sendiri adalah kunci yang harus dimiliki. Orang lebih mencari sosok yang memiliki dua hal tersebut. Nilai tambah pun harus selalu ditingkatkan. Misal, saat ini kamu menguasai komputer. Tingkatkan lagi nilai tambahmu dengan menguasai ilmu lain seperti bahasa Inggris atau Mandarin.

Mengapa nilai tambah harus terus ditingkatkan? Sebab, kelebihan yang ada pada dirimu bisa berkurang jika orang yang ada di sekitar memiliki kemampuan yang sama dengan kemampuanmu.

Cara lain untuk meningkatkan nilai tambah adalah dengan terus menggali potensi diri, hingga menjadi ahli pada bidang tertentu.

3. Jadilah yang Pertama

Siapakah yang pertama kali menemukan listrik? Siapakah orang yang pertama kali mendarat di bulan? Tentu kita langsung tahu jawabannya, bukan? Coba kalau ada pertanyaan, siapakah orang kesepuluh yang berhasil mendarat di bulan? Orang kesepuluh itu tak pernah ada dalam sejarah, bukan?

Orang pertama akan selalu dikenang dan tercatat dalam sejarah. Karena itu, jadilah yang pertama. Ciptakan sesuatu yang berbeda, yang belum pernah ada. Kelak seluruh penduduk dunia akan berterima kasih atas jasa si orang pertama.

4. Jadilah yang Terbaik

Belum berhasil menjadi orang yang pertama menciptakan sesuatu? Kalau begitu, jadilah yang terbaik. Amati institusi atau pengusaha yang sudah menjadi pemimpin pasar saat ini. Pelajari strateginya, ambil kelebihannya dan terapkan pada bisnismu. Juga, perbaiki kekurangannya. Setelah itu, pecahkan rekor yang pernah dibuat dan terus lakukan perbaikan dan perkembangan.

5. Ciptakan Tombol Istimewa

Maksudnya? Begini. Biasanya, kita bisa melakukan sesuatu yang melampaui batas jika ada alasan yang sangat kuat.

Contohnya, orang yang ketakutan dikejar anjing, tanpa sadar dapat melompati pagar setinggi lima meter. Atau, orang yang diancam akan dihukum pancung dan akan dibebaskan dengan syarat harus dapat memanjat pohon kelapa, tiba-tiba dapat memanjat pohon itu tanpa bantuan alat apapun.

Kesimpulannya, kita cenderung dapat melakukan sesuatu yang luar biasa jika dalam keadaan kepepet. Maka, siasati saja dengan sebuah tombol istimewa. Anggap tombol itu adalah sesuatu yang sangat mendesak, kepepet, dan tidak bisa ditunda, apalagi ditinggalkan.

Tekan tombol rekaan itu dan bersiaplah untuk melesat!

6. Ambil Risiko

Seorang wirausahawan harus menyukai tantangan dalam berwirausaha. Sebaliknya, jangan memiliki sikap cepat puas sebab akan menghambat perkembangan. Yang perlu diingat, setiap tantangan memiliki risiko. Risiko ini ada dua, risiko untung yang dapat mendatangkan banyak uang, dan risiko rugi yang akan membuat modal kita hilang.

Tak ada pilihan lain selain mengambil tantangan tersebut dengan pertimbangan, bila berhasil, keuntungan akan berlipat ganda. Untuk meminimalkan risiko rugi, pelajarilah perhitungan rencana bisnis yang matang. Perlu diketahui bahwa semakin tinggi risiko, semakin tinggi pula hasil yang akan dicapai.

7. Inovatif

Setelah memikirkan perkembangan diri, sekarang lakukan pengembangan terhadap produk dalam bisnismu. Dunia memerlukan ide-ide kreatif yang baru dan lain dari yang lain. Produk yang inovatif terbagi tiga jenis.

Pertama, produk yang benar-benar baru. Inovasi ini merupakan yang paling tinggi. Cobalah untuk menciptakan sesuatu yang baru, yang sangat penting bagi orang banyak. Gunakan imajinasimu dan berpikirlah sejauh mungkin.

Kedua, pengembangan produk yang sudah ada. Inovasi ini memang tidak sehebat inovasi yang pertama namun tetap memerlukan imajinasi yang tinggi.
Ketiga, memindahkan produk dari tempat yang satu ke tempat lainnya.

Misalnya, negeri kita memiliki hasil panen apel malang yang banyak dan bagus. Namun, kita masih import buah tersebut dari luar negeri. Jika kita menghentikan import dan malah mengeksport apel malang, itu artinya kita berhasil berinovasi dengan memindahkan produk dari satu tempat ke tempat lainnya.

8. Disiplin

Kata yang satu ini memang terdengar klise. Tapi, percayalah. Tidak ada sesuatu yang dapat berjalan, berkembang, dan mencapai kesuksesan tanpa disiplin yang tinggi.

9. Jiwa Wirausaha

Tidak semua orang memiliki jiwa wirausaha. Jika kita tidak berasal dari orangtua yang pada dasarnya adalah pengusaha, kita harus terus mengasah jiwa wirausaha sedikit demi sedikit. Berwirausaha harus diniatkan dalam hati. Sebab, segala sesuatu yang dilakukan dari dalam hati, akan terasa lebih ringan dan nyaman saat dijalankan.

10. Lakukan!

Semua ini akan sia-sia jika hanya dibaca dan dipikirkan. Jangan tunda lagi, lakukan sekarang juga. Apa yang kita dapatkan di masa depan adalah hasil kerja keras saat ini. Jika merasa berat untuk memulai, ingatlah bahwa seribu langkah dimulai dari satu langkah. Dan, bukankah memulai adalah sesuatu yang sulit? Tapi, tidak ada lagi yang dapat dilakukan selain mulai melakukan.

Bagaimana? Siap untuk sukses di usia muda?